Pages

Ads 468x60px

Senin, 28 April 2014

RENUNGAN KEBAJIKAN


Kehidupan yang berkecukupan dan penuh kepuasan adalah ketidak mampu menjadikan kegembiranan orang lain sebagai kegembiraan diri sendiri, serta menjadikan kecukupan orang lain sebagai kecukupan diri sendiri.

Tiga syarat utama untuk menyehatkan batin adalah bersikap optimis, penuh pengertian, dan memiliki cinta kasih.

Andaikan kehidupan sehari-hari selalu dilalui dengan saling mencari-cari kekurangan satu sama lain, maka kehidupan akan penuh dengan kekurangan dan sama-sama menjalani kehidupan dengan sangat menderita.

Banyak sekali  permasalahan antara manusia di dalam kehidupan yang harus kita hadapi, keadaannya sama seperti saat berjalan, kaki kita sulit menghindar dari menendang bongkahan batu. Jadi hendaknya bisa menghadapinya dengan bijaksana, jangan biarkan permasalahan mempengaruhi kondisi hati, lebih lagi jangan sampai ikut terlibat di dalamnya.

Ketika melihat orang lain berhasil, kita mestinya turut merasa senang dan bertekad untuk belajar darinya; ketika menyaksikan penderitaan orang lain, kita mestinya merasa iba dan berusaha untuk membantu.
Berkatilah diri sendiri selalu, agar kita dapat hidup di dalam alam kepuasan, berkatilah orang lain selalu, agar hidup orang lain berada di dalam kedamaian.

Rajutlah keindahan dari setiap individu menjadi keindahan kelompok, dari situ kita dapat memperindah kehidupan diri sendiri dan orang lain.

Tanpa menyesal dan tanpa keluhan membuktikan belas kasih; Tanpa kekhawatiran dan tanpa pamrih mewujudkan rela memberi dengan sukacita. 

KATA RENUNGAN


Jangan biarkan waktu berlalu dengan sia-sia, lakukan kewajiban dengan langkah yang mantap.

Orang yang paling bersahaja dalam menjalani kehidupan adalah orang yang paling kaya batin.

Dengan adanya cinta kasih, akan dapat membuat dunia berubah menjadi lebih baik.

Beramal sesungguhnya merupakan tindakan menuai panen yang terbesar.

  Kesulitan dan gesekan dalam menghadapi orang apa pun masalah merupakan suatu cobaan. bagaikan batu berlian alami yang harus digosok dulu dengan batu kasar baru bisa memancarkan sinar berkilau


 Kehidupan tidak akan dilalui dengan sia-sia bila kita dapat menggenggam waktu dan memanfaatkan ruang serta menghargai hubungan antara sesama dengan baik.

Kata-kata yang kurang pantas dapat merubah menjadi kata-kata baik bagi orang yang selalu berniat baik; sebaliknya kata-kata baik bisa menimbulkan permasalahan bagi orang yang selalu berniat buruk.

Jangan memutuskan perilaku seseorang tercela hanya berdasarkan penilaian sepihak, sekali pun orang lain memiliki kesalahan, juga harus mencari sisa baiknya, berusaha untuk berpengertian dan memberi perhatian.

Melangkah di jalan yang benar, berusaha dengan cara yang benar, tampilkan niat yang tulus dan benar dengan tindakan nyata.

KATA RENUNGAN


Keindahan yang paling kuat bertahan dan abadi di dunia adalah cinta kasih universal tanpa pamrih yang ada di dalam hati setiap orang.

Mampu melepaskan status diri serta bersikap rendah hati, baru akan terlihat sebuah kepribadian yang mulia.

Satu-satunya cara untuk menarik hati orang, adalah dengan bersikap lemah-lembut dan penuh perhatian.

Dalam mengasihi dan memberikan perhatian, hendaknya dapat menyesuaikan perasaan hati, jangan sampai setelah melakukan kebajikan dengan membantu orang lain, malah tidak memperoleh ketenangan batin.

Jika bisa bersikap pengertian di antara sesama, setiap saat memiliki kondisi batin yang nyaman dan bebas dari beban kerisauan, maka tentu akan dapat mengoptimalkan kekuatan dalam melakukan kebajikan.


Jangan marah begitu menghadapi hal tidak sesuai dengan  keinginan hati, karena kemarahan hanya akan menguras tenaga dan pikiran diri sendiri, hendaknya berupaya menyelesaikannya dengan baik dan melakukan introspeksi diri.

Berawal dari sebuah niat yang salah, langkah berikutnya yang diambil tentu akan salah semuanya. Berawal dari sebuah niat yang baik, segala hal yang dilakukan tentu akan menciptakan keberkahan.

Saat saling berhubungan dengan sesama, sulit terhindar dari kondisi yang membeda-bedakan antara yang berjodoh dan yang tidak berjodoh; terhadap ucapan yang tidak sengaja oleh seseorang, jangan sesekali menerimanya dengan pikiran sempit, sebab bisa mendatangkan kerisauan di dalam hati.

Bersikap rendah hati dan mengasihi dengan sikap menghargai, dapat melintas jurang pembatas keagamaan dan etnis, serta mendapatkan respon yang sangat baik.

Berikrar dengan niat baik, bertutur dengan kata-kata baik dan melakukan hal baik adalah himpuan karma keberkahan; Bersyukur terhadap segala hal, serta melepaskan berbagai kerisauan, keluhan dan kegalauan adalah menumbuh kembangkan kebijaksanaan.

KATA RENUNGAN


Jika dapat menghadapi masalah dengan hati yang tenang, tentu emosi akan mereda dan suasana hati menjadi tenteram dengan sendirinya.

Ketika seseorang menghadapi kesulitan, bantuan lalu datang dari segala penjuru, inilah sikap saling mengasihi.

Hendaklah berterima kasih terhadap kondisi sulit yang menghadang, sebab kondisi sulit tersebut bisa membuat kita berkesempatan baik untuk menambah keuletan dan ketabahan.

Orang yang bisa menyayangi dirinya, baru mampu menyayangi semua orang dengan tulus. Orang yang menyayangi semua orang dengan tulus, baru bisa mendapatkan rasa hormat dan kasih sayang orang lain.

Kerisauan orang awam yang berlapis-lapis, itu dikarenakan mata selalu memandang kepada orang yang kondisi hidupnya lebih baik daripada diri sendiri, serta merasa orang lain memiliki berkah yang lebih dibandingkan diri sendiri.
Berani mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalan dihadapan orang banyak, serta bertekad untuk bertobat, adalah orang baik.

Berharap orang lain bersikap baik terhadap diri kita, kita sendiri hendaknya bersikap baik terhadap orang lain terlebih dahulu. Berharap mendapatkan perhatian dari orang lain, kita hendaknya lebih banyak mengasihi.

Baik yang kaya atau miskin, yang mulia atau yang hina, asalkan merupakan kehidupan, semuanya pantas untuk dihargai dan disayangi.

Orang yang benar-benar niat melakukan sesuatu, tanamkan dalam benak pikiran bahwa "orang melakukan sesuatu karena memang harus dikerjakan",bukannya "mengerjakan sesuatu demi seseorang."

Justru karena mampu menghadapi kesulitan, baru terlihat kalau keuletan itu sangat bernilai dan terpuji.

KATA RENUNGAN


Jika ingin memperbaiki kekurangan pada diri sendiri, harus belajar pada keteladanan yang baik terlebih dahulu, dengan membangkitkan hati penuh keyakinan terhadap orang yang suci dan bijak.

Dengan menghargai diri sendiri dan orang lain, akan membuat hubungan antara sesama bisa terjalin dengan harmonis, saling memberi perhatian dan mengasihi serta saling membantu, kondisi seperti ini disebut kondisi yang luhur, bajik dan indah.

Seseorang yang selalu disenangi orang, tentu memiliki tutur kata lemah lembut, bersikap rendah hati dan sopan, membuat ucapannya enak didengar, juga berkenan di hati setiap orang.

Daripada memeluk satu orang dengan cinta kasih individual, lebih baik memeluk semua makhluk dengan cinta kasih universal dan menjalani kehidupan diri sendiri yang indah cemelang.

Asal tahu berpuas diri terhadap berbagai hal, maka kehidupan akan terasa luas tak berbatas dan kerisauan akan berkurang.


Asal diri kita melakukan hal yang benar dan melakukannya dengan tulus, biarkan saja jika ada orang yang berusaha untuk memfitnah dan menjelekkan diri kita, hal ini malah dapat meningkatkan harkat dan kepribadian diri kita.

Kehidupan akan memiliki nilai dan keberhasilan yang sesungguhnya, jika sanggup bertahan terhadap cobaan kondisi lingkungan.

Ekspresi wajah seseorang merupakan cerminan dari kondisi batinnya.

Kebahagiaan berasal dari perasaan gembira di dalam lubuk hati, bukan merupakan kenikmatan yang dirasakan jasmani.

Suasana hati yang tenang dapat menumbuhkan kebijaksanaan, bersikap penuh pengertian membuat diri kita terasa nyaman dan bebas dari kerisauan.

KATA RENUNGAN


 Perjalanan hidup manusia tidaklah panjang, namun sulit untuk dilalui, oleh karenanya harus melangkah dengan sangat hati-hati, jangan sampai tersesat dan melangkah ke arah yang salah.

Dalam kehidupan manusia terdapat tiga sifat yang meracuni batin: keserakahan, kebencian dan kebodohan. Atasi keserakahan dengan berdana, kebencian dengan kewelas asihan dan kebodohan dengan bijaksana.

Ucapan dan perilaku sehari-hari antara suami dan isteri tidak saja merupakan bahan pelajaran secara langsung, juga akan menjadi contoh bagi anak-anak dalam menghadapi kehidupan.

Bila dari hati setiap orang bisa memancarkan air yang jernih, baru bumi yang sedang demam ini bisa terselamatkan.

Jangan berkeluh kesah terhadap buah dari kekuatan roh, hendaknya dapat menghadapi dengan hati lapang, penuh pengertian, damai dan suka cita.

Jangan gunakan mulut yang berfungsi mengucapkan kata-kata untuk menciptakan karma buruk dengan mempergunjingkan orang lain, juga jangan gunakan tubuh yang sehat untuk berfoya-foya, keranjingan dengan nafsu akan materi dunia.

Dalam membimbing seseorang hendaknya juga membina hatinya, gunakan kasih sayang yang sangat tulus dan cara yang sesuai dengan kaidah dalam memperlakukan orang dan mengatasi masalah, dengan demikian tentu akan mendapatkan simpati mendalam dari semua orang.

Minggu, 27 April 2014

KATA RENUNGAN


Menghargai dan menghormati orang lain berarti meningkatkan harkat diri sendiri.

Hidup akan berkecukupan bila giat berusaha, hidup tidak akan miskin bila keinginan tidak banyak.

Jika tidak tahu akan keberkahan dan tidak tahu bersyukur, maka seseorang hanya akan menghabiskan keberkahan yang ada pada dirinya.

 Jika pintu hati tidak dibuka, tabiat buruk sulit untuk dihilangkan; jika ajaran Tuhan tidak diserap ke dalam hati, konsepsi pikiran akan sulit untuk dirubah.

Sepatah kata yang kurang pantas tentu akan menimbulkan perasaan antipati di dalam hati orang. Maka bicaralah seperlunya sesuai dengan apa yang ingin disampaikan, menambah atau mengurangi sepatah kata sama-sama tidak baik.
Dalam pelatihan diri lebih diutamakan pada penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, lebih baik berbuat sedikit daripada banyak bicara.

Di dunia ini tidak ada hal dimana "orang lain menggantikan anda untuk membina diri". Tanggung jawab seorang guru hanya memberikan bimbingan, sedangkan penerapannya harus anda lakukan sendiri.

Hidup manusia tergantung pada apa yang terdapat di atas bumi, maka berbuat dengan segenap hati bagi bumi merupakan suatu kewajiban dan juga merupakan sebuah misi yang harus kita dilaksanakan.

Kehidupan yang memuaskan, tidak tergantung pada materi, kekuasaan, ketenaran maupun kedudukan, tetapi pada perhatian dan kesetia-kawan antara sesama.

Anda buang, saya memungut ---- Orang yang membuang berarti sedang menghabiskan berkahnya, sedangkan orang yang memungut berarti sedang mengumpulkan keberkahan.

Pages - Menu

 
 
Blogger Templates