Pages

Ads 468x60px

Minggu, 11 Januari 2015

MENTAL PEMENANG


Dua orang anak kecil bersekolah dalam sekolah yang sama. Untuk ujian mereka pertama, mereka sama-sama memiliki nilai yang jelek. Anak yang pertama berkata, "Bodoh, aku sangat bodoh dan aku tidak akan pernah bisa menjadi anak yang pintar. Sedangkan anak yang kedua berkata, "Untuk saat ini memang aku belum bisa meraih nilai yang bagus, namun suatu saat nanti aku akan mendapatkan nilai yang memuaskan dan aku pasti bisa menjadi juara."

Beberapa puluh tahun kemudian, kedua anak itu tumbuh menjadi pribadi yang berbeda. Anak yang kedua menjadi pria yang sukses, sedangkan anak yang pertama menjadi pria yang pengangguran. Mengapa mereka berdua bisa menjadi berbeda?

Anak pertama yang tidak pernah menghargai dirinya sendiri dan selalu berkata negatif tentang dirinya sendiri. Dia mudah sekali berputus asa dan tidak mau berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Sedangkan anak yang kedua begitu percaya akan kemampuan dirinya bahwa dia akan mampu mengalahkan kelemahannya.

Tuhan tidak pernah menciptakan manusia yang bodoh. Tuhan tidak pernah menanamkan roh kelemahan dalam diri kita. Roh Allah adalah roh yang kuat karena Allah selalu memberikan kemenangan kepada anak-anak-Nya

Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangkupun tidak memberi aku kemenangan, tetapi Engkaulah yang memberi kami kemenangan terhadap para lawan kami, dan orang-orang yang membenci kamu Kauberi malu__Mazmur 44:7-8.


Sabtu, 10 Januari 2015

MEMBELI UMUR


Ada seorang yang sangat kaya, hartanya berlimpah dengan rumah yang begitu mewah. Pelayannya sangat banyak begitu juga dengan para pekerja yang mengolah hasil kebun maupun perusahaannya. Kemudian ada seorang hamba Tuhan datang berkunjung ke rumahnya.

Orang kaya tersebut terkejut dan berkata, "Untuk apa Anda datang ke sini? Minta sumbangan? atau persembahan saya kurang banyak? Oh,
mungkin saya harus meningkatkan jumlah perpuluhan saya."

Hamba Tuhan tersebut hanya tersenyum dan menjawab, Saya ke mari bukan tentang uang persembahan bapak. Saya hanya ingin mengajak bapak untuk bersama-sama bersekutu dengan kami.."

"Ah, buat apa aku ke gereja? Aku yakin bahwa aku sampai saat ini masih diberkati. Aku sehat. Kalaupun aku sakit aku bisa berobat sampai ke luar negeri dengan uangku yang tak pernah habis. Aku juga sudah menyumbang banyak ke panti asuhan ataupun ke orang-orang yang tidak mampu."

"Tuhan tidak ingin uang bapak, Tuhan hanya mau hati bapak yang menyembah, yang mau intim bersekutu dengan bapak. Uang yang bapak miliki bukanlah segala-galanya pak."

Orang kaya tersebut mengusir hamba Tuhan dengan paksa. Dia percaya bahwa hidupnya sangat terjamin. Dengan usia yang masih muda, orang kaya tersebut selalu rajin memeriksakan kesehatannya dan mengkonsumsi banyak vitamin agar umurnya semakin panjang. Dia berpikir bahwa uang dapat membeli umur.

Sepulang dari rumah sakit setelah cek kesehatan, mobil orang kaya ini masuk ke jurang karena sopirnya yang ceroboh dan orang kaya tersebut meninggal. Umur tidak bisa dibeli dengan uang karena hanya Tuhanlah yang berhak memperpanjang umurnya.

Dalam hidup ini, banyak orang yang mengejar-ngejar uang. Bagi mereka, dengan uang maka hidup akan semakin tenang dan nyaman karena semua hal yang mereka butuhkan akan dapat terpenuhi.

Namun apa artinya uang jika kita sakit dan tidak memiliki umur yang panjang? Apa artinya kerja keras mencari uang jika umur kita hanya tinggal hari ini? Semua yang kita miliki saat ini adalah sebuah anugerah dari Tuhan. Kesehatan dan keselamatan baik secara jasmani dan rohani hanya akan kita dapatkan jika kita mau dekat dengan Tuhan melakukan apa yang berkenan di mata-Nya.

Karena siapakah yang mengetahui apa yang baik bagi manusia sepanjang waktu yang pendek dari hidupnya yang sia-sia, yang ditempuhnya seperti bayangan? Siapakah yang dapat mengatakan kepada manusia apa yang akan terjadi di bawah matahari sesudah Dia?___Pengkhotbah 6:12.


Jumat, 09 Januari 2015

BELAJAR BERTANGGUNG JAWAB


Seorang ibu sedang mengajari anaknya agar bisa bertanggung jawab terhadap apa yang anaknya miliki atau yang anaknya kerjakan. Anaknya tersebut selalu membiarkan mainannya tergeletak begitu saja seusai memainkannya, dan juga tidak mau mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dari sekolah.

Sang ibu berusaha melatih anaknya agar lebih bertanggung jawab dengan cara dia ak
an memasak makanan yang enak jika anaknya bisa membereskan mainan dan mengerjakan semua tugas sekolah dengan baik. Selalu ada penghargaan bila anaknya tersebut berhasil membuatnya bangga dengan perubahan sifat yang lebih bertanggung jawab.

Yesus pun juga mengajarkan kepada kita bahwa Dia sangat bertanggung jawab terhadap perintah Bapa-Nya. Yesus menjalani kehidupan sebagai manusia dan menyelesaikan tugas dengan sangat sempurna sebagai penebus dosa umat manusia dengan cara disalibkan. Dan sesudah Yesus mati di atas kayu salib, maka pada hari ketiga, Yesus bangkit dari maut. AJAIB!

Selalu ada penghargaan baik dari orang-orang disekitar kita dan juga dari Bapa di surga apabila kita bisa bertanggung jawab dengan apa yang kita miliki atau yang kita kerjakan selama kita di dunia.

Bertanggung jawab kepada keluarga, bertanggung jawab dengan pekerjaan kantor, bertanggung jawab terhadap tugas-tugas di sekolah ataupun kuliah, bertanggung jawab sebagai pelayan di gereja, dan juga bertanggung jawab dalam hal yang lainnya. Tuhan akan memberkati secara luar biasa bila kita mampu melakukan segala hal dengan baik.

Demikianlah setiap orang diantara kita akan memberi pertanggung jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.__Roma 14:12. Dan tidak ada sesuatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberi tanggung jawab.__Ibrani 4:13.


Kamis, 08 Januari 2015

TIDAK KURANG CARA


Seorang anak sedang belajar memasak bersama ibunya. Anak itu membeli banyak sayuran dan ikan untuk memasak makanan spesial kesukaan ayahnya. Dia begitu bersemangat memasak, namun iya memasak saat ibunya belum kembali ke rumah.

Tiba-tiba dia menjadi kecewa saat mencicipi hasil masakan sendiri. Sangat asin dan tidak lezat. Dia merasa gagal dan sudah membuang-buang banyak uang
untuk membeli sayur dan ikan. Ibunya pun pulang dan melihat ke dapur. Sang ibu mendapati anaknya menangis.

Dengan tersenyum sang ibu mengajak anaknya untuk memasak kembali. Tidak ada hasil masakan anaknya yang terbuang, ibunya menambah beberapa bumbu dan mencampurnya dengan sedikit air.

Anaknya menjadi heran ketika mencicipi hasil masakan yang sebelumnya merasa gagal. Sangat lezat. Anak menjadi sangat bangga terhadap ibunya lantaran sang ibu mempunyai banyak cara untuk membuat masakan anaknya menjadi berhasil.

Demikian juga dengan Allah kita. Tuhan Yesus tidak kurang cara untuk memberkati anak-anak-Nya. Saat kita berada dalam saat-saat yang sulit sekalipun, tangan Tuhan mampu mengeluarkan kita dari masa-masa sulit itu.

Dunia bisa menghentikan langkah kita. Dunia boleh membuat kita jatuh. Dunia bisa membuat kita menderita dan kekurangan, namun saat kita berseru-seru dan minta pertolongan kepada Tuhan, Tuhan akan segera datang dan menolong kita. Berkat Tuhan itu seperti air dan angin yang dapat datang dari segala arah. Saat kita percaya, maka sesungguhnya kita telah mendapatkan berkah itu.

Biar mereka mengutuk, Engkau akan memberkati; biarlah lawan-lawanku mendapat malu, tetapi hamba-Mu ini kiranya bersukasita.___Mazmur 109:28.


Rabu, 07 Januari 2015

ARTI KENAIKAN YESUS KE SORGA: YESUS NAIK KE SORGA UNTUK MENYEDIAKAN TEMPAT BAGI ORANG PERCAYA


Hari ini kamis 9 Mei merupakan hari kenaikan Isa Almasih atau Tuhan Yesus ke Sorga. Dalam perayaan yang sakral ini, umat kristiani di seluruh dunia menyambut dalam ibadah raya di gereja-geraja. Lantas apa sesungguhnya arti kenaikan Yesus ke Sorga?

Kenaikan Yesus ke Sorga adalah bukti terakhir bahwa pekerjaan-Nya di kayu salib sudah selesai. Dengan Yesus naik Ke Sorga, Ia menjadi Iman Besar Agung dan Raja yang dimuliakan di atas tahta-Nya, kenaikan Yesus Ke Sorga adalah satu mata rantai yang penting dalam rangkaian penggenapan nubuat-nubuat yang dijanjikan dalam perjanjian Lama seperti yang dikatakan dalam Mazmur 110:1 "....Duduklah disebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpukan kakimu." Demikian pula dalam perjanjian Baru oleh Yesus sendiri seperti yang dikatakan dalam Matius 26:64. "....Akan tetapi Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Kuasa dan datang di atas awan-awan dilangit" (Mat 26:64).

"Yesus Naik ke Sorga Untuk Menyediakan Tempat Bagi Orang Yang Percaya"

Orang percaya ditempatkan bersama Kristus di alam Sorgawi karena kasih karunia dan oleh iman kita turut dalam kebangkitan dan kenaikan Kristus. "dan di dalam Kristus Yesus ia telah membangkitkan kita juga akan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di Sorga" (Efesus 2:6). Dengan kenaikan Kristus, orang percaya mendapat jaminan menjadi Warga Negara Kerjaan Sorga, sehingga pikiran dan perasaan orang percaya tertuju ke Sorga. "karena kewargaan kita adalah di dalam Sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat" (Filipi 3:20). Dengan kita percaya kepada Yesus, kita memiliki dua warganegaraan. Di satu sisi kita adalah warga negara Indonesia yang ditempatkan Tuhan, tetapi oleh percaya kepada Kristus yang sudah bangkit dari kematian dan naik ke Sorga, maka kita menjadi Warga Negara Kerajaan Sorga.

Sebagai orang percaya kita tidak hidup di suatu dunia yang bebas dari masalah dan hambatan, Namun, sebagai orang percaya kita tidak perlu takut. Yesus kristus, Tuhan dan penguasa atas hidup kita sudah memberikan jaminan sesaat sebelum kenaikan-Nya ke Sorga bahwa Dia senantiasa menyertai kita sampai akhir zaman. Amin__

SEUTAS TALI


Seutas tali merupakan barang yang jarang sekali dielu-elukan atau dibahas dalam suatu pembicaran serius. Tali hanya akan dicari bila seseorang sedang membutuhkannya, selebihnya akan dilupakan.

Tali kerap digunakan untuk mengikat, dan saat saya bertanya pada beberapa orang tentang fungsi tali, maka mereka akan menjawab: Untuk mengikat. dalam penerapan kehidupan sehari-hari, tali memang untuk menyambung atau menyatukan dua benda. Dan semakin kencang ikatan maka akan semakin kuat menyatu.

Namun tali juga bisa mencelakai manusia. Bunuh diri. Tali kerap dipakai seseorang untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Orang-orang yang tidak mengenal Allah, akan sangat mudah terjerumus dalam jerat iblis yang terkadang berujung pada kematian.

Kita ibarat sebuah tali. Saat kita berada di tangan/di lingkungan yang baik maka kita akan menjadi baik. Sebaliknya jika kita berada di tangan/di lingkungan yang buruk maka kita pun akan menjadi buruk.

Hidup baik adalah saat kita berada di tangan Tuhan dan bisa memilih pergaulan yang baik maka kita akan menjadi penyalur berkat dan menjadi alat sebagai pemersatu orang-orang disekitar kita.

Sebaliknya bila kita jauh dari Tuhan, maka kita sama halnya berada di tangan iblis. Dengan mudahnya iblis akan menyeret kita ke dalam pergaulan-pergaulan yang buruk sehingga di luar pun kita akan memberikan pengaruh buruk pula kepada orang lain.

Dan jangalah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkan anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
__Roma 6:13.

Selasa, 06 Januari 2015

SELALU ADA HARGA


Para wisatawan dari luar negeri, sangat senang sekali berbelanja seni kerajian tangan, salah satunya adalah patung yang dibuat dengan cara diukir. Seni ukir, jauh berbeda jauh dengan alat cetak. Seni ukir, dibutuhkan keterampilan untuk membuat sebuah patung, sedangkan alat cetak hanya dibutuhkan beberapa menit untuk membuatnya.

Saya pernah belajar membuat pahatan patung lalu
mengukirnya. Benar-benar pekerjaan yang tidak mudah. Dibutuhkan kesabaran yang luar biasa dan harus mampu menahan sakit saat palu atau pun alat pahat itu mengenai tangan saya. Saya juga harus lebih berhati-hati dan mencoba untuk fokus terhadap pahatan-pahatan saya agar mendapatkan hasil yang maksimal. Dan tentunya kita tahu bahwa pahatan patung itu memiliki nilai jual yang tinggi, setimpal dengan proses pembuatnya.

Demikian juga kita sebagai anak-anak Tuhan. Dalam proses hidup ini, mungkin kita penuh dengan kesakitan ataupun kita dituntut untuk menghadapi berbagai macam situasi dan kondisi. kita harus lebih banyak bersabar dan tetap mengasihi saat orang lain dengan seenaknya menyakiti hati kita.

Selalu ada harga yang akan kita terima saat kita mampu bersabar dan tetap memelihara kasih itu. Mungkin kita tidak dihormati ataupun dihargai oleh orang lain, namun tiba pada waktunya nanti Tuhan akan meninggikan kita dan membuat kita sangat "terhormat". Tuhan akan memberikan berkatnya sesuai dengan apa yang sudah kita lakukan selama ini.

Segala tanduk orang-orang fasik akan dihancurkan-Nya, tetapi tanduk-tanduk orang benar akan ditinggikan.___Mazmur 75:11.


Pages - Menu

 
 
Blogger Templates