skip to main |
skip to sidebar
Kebiasaan baik harus tetap dipelihara dengan kesungguhan hati, kebiasaan buruk harus diperbaiki dengan ketekadan hati.
Jangan takut lambat maju dalam menjalani kehidupan, perlu ditakutkan hanya berdiam ditempat. Jangan takut tidak memperoleh kemajuan, perlu ditakutkan adalah tidak bersedia untuk mulai melangkah.
Kebohongan bagaikan bunga yang sedang mekar, penampilannya memang terlihat cantik, namun tidak akan bertahan lama.
Setiap orang pasti memiliki kekurangan, jika tidak terlalu dipermasalahkan, maka setiap orang adalah orang baik.
Melakukan hal yang pantas dilakukan adalah tindakan bijaksana, melakukan hal yang tidak pantas dilakukan adalah tindakan bodoh.
Kelapangan dada dan cinta kasih kita hendaknya dapat merangkul segala benda dan segala jenis kehidupan di alam semesta.
Orang yang kenal puas, baru tahu bersyukur; orang yang tahu bersyukur, baru bisa berpengertian; orang yang berpengertian, baru bisa bertenggang rasa dalam segala hal.
Dengan adanya keharmonisan di antara sesama, dalam mengatasi sesuatu baru bisa terlaksana dengan baik dan sempurna.
Hendaknya dapat menjadi seorang terang dunia di dalam kehidupan masyarakat, senantiasa bisa bersabar tanpa pernah saling berhitungan dengan siapa saja.
Mendengar kata-kata yang baik harus mengucapkan terima kasih, mendengar kata-kata yang buruk hendaknya dapat berpengertian.
Dalam melakukan pembinan diri harus mengokohkan keyakinan diri terlebih dahulu, baru bisa mencapai kemajuan dengan langkah yang stabil dan mantap.
Cinta kasih hendaknya dikembangkan terus ke masa depan, sedangkan peneratapan tatakarma hendaknya kembali seperti di masa silam dimana setiap orang saling menghargai dan penuh sopan santun.
Makna dari "Semua orang yang terlahir ke dunia adalah saudara" adalah semua umat manusia hendaknya saling menganggap sanak saudara, saling mengasihi tanpa perasaan membeda-bedakan.
Jangan biarkan kritikan menyebabkan kita kehilangan motivasi dalam berbuat baik.
Perbuatan baik harus dilakukan bersama-sama, dengan demikian baru bisa membangkitkan kekuatan untuk saling memotivasi dan menginspirasi.
Jika setiap orang bersatu hati dan bergotong royong, baru kita bisa mengembangkan kekuatan yang paling optimal.
Orang awam sering berkata: Harus mempertaruhkan segalanya demi mempertahankan martabat, padahal sebetulnya orang yang benar-benar memiliki kemampuan, akan berupaya untuk mengalahkan selangkah.
Kebahagiaan dalam hidup tidak di tentukan oleh karena memiliki banyak, melainkan berhitung lebih sedikit.
Seorang yang memiliki anggota tubuh lengkap dan sehat, namun tidak bersedia untuk melakukan pekerjaan, sama seperti orang yang tidak memiliki tangan dan kaki.
Orang punya berkah yang membuat tempatnya berada penuh dengan keberkahan, bukan tempat penuh keberkahan yang membuat penghuninya ikut kecipratan berkah.
Dengan bertambahnya perasaan berterima kasih akan mengurangi perasaan curiga.
Tidak perlu saling memperebutkan harga diri, karena yang diperoleh adalah semu dan tidak berarti sama sekali, harga diri yang sejati adalah hasil dari pembinaan diri.
Setiap hari bagaikan sebuah buku dalam kehidupan, setiap orang yang ditemui merupakan kisah di dalam buku.
Dengan bersyukur dapat membuka pintu hati juga dapat membangkitkan rasa empati.
Dalam kehidupan ini, jika kita diperlukan orang dan memiliki kemampuan untuk membantu, ini baru merupakan hidup yang paling berbahagia.
Ketika membantu hendaknya dapat diberengi dengan perasaan penuh syukur, membantu hanya merupakan sesuatu yang terlihat sedangkan rasa syukur baru merupakan kebenaran sejati.
Tujuan belajar ajaran Firman adalah belajar untuk segera memperbaiki pandangan yang salah.
Kerjakan hal-hal terkait keduniawi dengan ajaran Firman dan latih diri dengan menerapkan ajaran Firman di alam kehidupan.
Tenaga penggerak dari kekuatan sebuah ikrar harus mengandalkan batin penuh konsentrasi.
Dalam menemani dan memberi penghiburan pada ayah dan ibu harus disertai perasan sukacita, sama sekali jangan dianggap sebagai suatu kewajiban yang harus dijalankan.
Jika tidak bisa memanfaatkan masa sekarang dengan baik, maka kita akan selalu menyesali masa lampau dan kehilangan masa mendatang.
Di dunia ini ada dua hal tidak boleh ditunda, pertama adalah "berbuat baik" dan kedua adalah "berbakti pada orangtua".
Berbakti pada ayah dan ibu adalah berupaya agar hati mereka merasa tenang dan bebas dari rasa khawatir.
Ketika menghadapi bimbingan dan nasihat ayah dan ibu, hendaknya menerima dengan sikap yang lembut, baik dan patuh, serta tidak seharusnya bersikap membantah dan melawan.
Jika batin seseorang dapat tetap berada dalam kondisi bersahaja, tenteram dan bebas leluasa, itu adalah suatu berkah.
Berada dalam kondisi aman dan selamat adalah berkah, bersedia membantu orang lain adalah tindakan bijaksana.
Ketika kita memberikan materi yang berwujub kepada orang lain, dengan sendirinya kita akan memperoleh keberkahan yang tidak berwujub.
Bersedia untuk berdedikasi adalah menciptakan keberkahan, tidak melekat pada sesuatu adalah kebijaksanaan.
Jika ingin memikul tanggung jawab, pikullah dengan sepenuh hati, namun jika ingin menolaknya, tolaklah dengan tanpa penyesalan.
Berbuat sesuatu untuk melayani masyarakat adalah "manusia hidup"
Berbuat sesuatu untuk melayani hidup sendiri adalah "makhluk hidup"
Cara terbaik untuk mencegah terjadinya bencana alam adalah dengan mensucikan batin manusia.
Terhindar dari bencana adalah keberkahan, orang yang bisa membantu orang lain adalah "orang dalam keberkahan yang paling diberkati".
Selesaikan dengan baik segala hal yang menjadi kewajiban diri kita, terima segala sesuatu yang dihadapi dengan suka cita, sehingga kita bisa menghapuskan karma buruk seiring dengan setiap detik waktu yang berlalu.
Jika melakukan sesuatu dengan hati suka cita, sekalipun sibuk namun tidak merasa melelahkan, malah terasa sangat menyenangkan.
Bangun ikrar yang baik setiap hari, dan lakukan perbuatan baik setiap saat.
Dalam melakukan perbuatan baik, tidak ditentukan oleh seberapa banyak yang diperbuat, harus kita lakukan asal pantas untuk dilakukan.
Berbaik hati yang sesungguhnya seharusnya adalah dengan sangat wajar, tanpa perlu berpikir untuk kedua kalinya, dengan segera mengulurkan tangan untuk membantu orang lain.
Asal ada niat, pasti bisa meluangkan waktu.
Asal ada tekad, jangan khawatir tidak ada kekuatan.
Berbuat kebajikan harus dilakukan sesegera mungkin pada setiap kesempatan yang ada, sehingga nantinya tidak ada penyesalan di dalam hidup.
Setelah berusia lanjut, perlu memiliki "tiga kebaikan": Baik dengan memiliki pengalaman yang banyak, baik dengan tubuh yang sehat dan panjang umur, lebih baik lagi dengan terjun ke dalam masyarakat untuk menjadi seorang relawan.
Dalam kehidupan ini memang sulit untuk terhindar dari kegagalan, kita hendaknya dapat mengatasi berbagai cobaan, dengan demikian baru mampu melindungi jiwa kebijaksanaan dan menembus rintangan yang menyulitkan.
Dalam perjalanan kehidupan hendaknya berakal budi dan tahu akan prinsip kebenaran; juga tahu berperilaku baik dan tahu berdedikasi.
Dengan memiliki pandangan hidup yang benar, seseorang baru memiliki kehidupan yang bahagia.
Kehidupan dengan pamrih akan mendatangkan penderitaan dan kerisauan.
Kebenaran sejati adalah jalan yang pantas diterapkan di dalam kehidupan.
Pahami prinsip kebenaran dalam kehidupan --- dengan beramal menghapuskan kekikiran dan ketamakan, dengan hati belas kasih menghapuskan kemarahan dan kebencian, dengan kebijaksanaan menghapuskan kebodohan dan kegelapan batin.
Bisa beramal cinta kasih adalah berkah. Bisa menghapuskan kerisauan adalah bijaksana.
Hukum paling berat dalam kehidupan adalah rasa penyesalan
.
Panjatkan ikrar baik, ucapkan kata-kata baik dan lakukan perbuatan baik sepanjang tahun.
Dengan berlapang hati dan berniat tulus, kehidupan menjadi lebih indah dan baik.
Himpun kekuatan cinta kasih dengan sungguh hati, ciptakan sirkulasi cinta kasih di dalam kehidupan.
Tidak peduli jalan yang dilalui bergelombang atau rata, kita harus berterima kasih kepada orang yang telah membuatkan jalan.
Hanya dengan melampaui cinta kasih individu yang membuai pikiran, baru bisa membuat orang yang dicintai terbebas dari rasa risau dan membuat yang mencintai merasa nyaman tanpa terbebani.
Formula efektif dalam memimpin kelompok adalah "membimbing dengan bijaksana dan memperlakukan dengan cinta kasih".
Kehidupan hendaknya dimanfaatkan pada perpaduan yang berhubungan dengan orang lain, masalah dan prinsip kebenaran dalam keseharian.
Tampilkan prinsip kebenaran dalam melakukan sesuatu hal, dan lakukan suatu hal sesuai dengan prinsip kebenaran.
Mampu memahami dan menjujung tinggi prinsip kebenaran, serta mematuhi tata karma, akan merupakan kehidupan yang jujur dan terbuk
a.