Pages

Ads 468x60px

Kamis, 15 Januari 2015

HIDUP? BERBUAH BAGI KRISTUS


Ada sebagian orang kadang menyadari bahwa hidup tidak mudah, ada kalanya hidup penuh dengan tantangan dan kesulitan. Ada pujangga mengatakan" aku ingin hidup seribu tahun lagi....Tidak jarang ada yang mengatakan aku tidak kuat lagi menjalani hidup ini, aku mau mati....
Pendapat seperti itu perlu ditelaah apakah dengan selama kita hidup di dunia ini kita sudah memuliakan Tuhan atau tidak, atau sebaliknya selama kehidupan kita menyakiti hati Tuhan?
Bagi Paulus, dalam Filipi 1:21 dikatakan "Hidup adalah kristus dan mati adalah keuntungan....bagi Paulus lebih baik jika dia cepat bertemu dengan penciptanya akan tetapi dia menyadari hidup ada di tangan Tuhan....
Paulus sempat mengalami "duri dalam daging" yang menurutnya lebih cepat diambil akan tetapi justru Tuhan mengatakan "Cukuplah kasih karuniaKu bagimu". Paulus tahu hidup atau mati adalah kehendak dan bukan pilihan. Hidup adalah untuk Kristus dan mati adalah keuntungan....
Sekarang, kalau kita lihat di dunia ini banyak sekali orang yang berusaha mengakhiri hidupnya putus asa dengan bunuh diri, dengan melompat dari atas ke bawah, tanpa menyadari apakah ia benar-benar telah siap. Banyak orang lebih memilih cepat mengakhiri hidupnya karena:
1. Dia sudah bosan dengan hidupnya.
2. Dia berpikir jika dia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri masalah selesai.

Alasan diatas, tidak sepenuhnya benar, karena jika seseorang mengakhiri hidupnya bukan karena kehendak Tuhan, ia mengurangi jatah umur yang ditetapkan Tuhan dan sudah pasti ia tidak diterima di sorga.
Hidup atau mati adalah kehendak Tuhan. Tuhan sudah menetapkan kelahiran manusia dan Tuhan juga yang menentukan kapan manusia akan dipanggil Tuhan. Dalam Mazmur 90:12 dikatakan hidup manusia seperti rumput dan batas umur manusia dikatakan 70 tahun jika kuat 80 tahun itupun penuh penderitaan.
Hidup atau mati adalah kehendak Tuhan, karena itu selagi kita hidup muliakanlah nama Tuhan dengan hidup suci, kudus, dalam perkataan, perbuatan maupun pikiran baik terhadap diri sendiri atau orang lain. Efesus 5:16 mengatakan "Pergunakan waktu yang ada karena hari ini adalah jahat...."
Selama kita hidup gunakan waktu sebaiknya. Tuhan memberi waktu 24 jam untuk kita pakai, jangan lupa menyisihkan waktu untuk Tuhan, sisakan waktu sekitar 1-2 jam untuk mendekat pada Tuhan, membaca Alkitab dan berdoa; supaya hidup kita berkenan dan kita siap ketika Tuhan memanggil kita pulang dan mengatakan "Hai hambaKu yang baik dan setia"....
Sudah siapkah kita jika ajal menjemput kita? Selama kita hidup gunakan waktu yang ada dan pasti kita akan siap jika kematian menjemput kita. Amin.

[生活?卓有成效的基督]

也有一些人有时意识到生活是不容易的,有的时候,生活充满了挑战和困难。有诗人说:“我想活一千年....几乎没有一个说我不再是足够强大去生活,我想死....
意见,应检查是否只要我们活在这个世界上,我们已经荣耀上帝与否,反之亦然在我们的生活中受到伤害的神?
对于保罗在腓1:21说:“生活就是基督,我死了就有益处....保罗更好,如果他很快就见了创造者,但他意识到生活在上帝的手中....
保罗曾经历了“眼中钉,肉中刺”,他说,会更快地采取,而是主说,“充足的恩典是给你的。”保罗知道生死的意志,而不是一个选项。活着就是基督,死了就有益处....
现在,如果我们看一下世界上很多人都在试图结束自己的生命与绝望自杀从上往下跳,不知道他是否真的准备好了。很多人喜欢快结束自己的生命,因为:
1.他厌倦了他的生活。
2.他认为,如果他结束了自己的生命自杀问题是完整的。

基于上述原因,这是不完全正确的,因为如果有人结束了他的生命不是由上帝的旨意,他削减了生命,上帝建立的,当然,他不接受在天堂。
生与死是上帝的旨意。神定人的诞生和神也决定了当人类必称为神。在诗篇90:12说,人的生命如草和70岁的年龄限制,如果男人说要坚强,甚至,然后80多年的苦难。
生或死是天意,所以当我们依靠自己生活圣洁,神圣的,在口头上,行动和良好的思想,以自己或他人荣耀神的名字。以弗所书5:16说:“用你的时候有,因为天是邪恶的......”
只要我们生活更好地利用时间。上帝给了24小时,我们使用,千万别忘了留出时间为上帝,留下约1-2小时,以获得更接近神,阅读圣经和祈祷;高兴的是我们的生活,我们已经准备好,当主呼召我们家,说:“嗨,我的仆人,又良善又忠心”......
你准备好了我们,如果我们在他的死亡?在那时我们住在那里,肯定,我们将准备好,如果我们选择死亡。阿门。

[LIFE? Fruitful for CHRIST]

There are some people sometimes realize that life is not easy, there are times when life is full of challenges and difficulties. There the poet says "I want to live a thousand years .... There is hardly one to say I no longer strong enough to live this life, I want to die ....
Opinion as it should be examined whether long as we live in this world we have glorified God or not, or vice versa during our lives hurt God?
For Paul, in Philippians 1:21 says "Life is Christ and to die is gain .... for Paul better if he quickly met with the creator but he realizes life in God's hands ....
Paul had experienced a "thorn in the flesh" which he said would be taken more quickly, but instead the Lord said, "Sufficient grace is for you". Paul knew life or death is the will and not an option. Live is Christ and to die is gain ....
Now, if we look at the world a lot of people are trying to end his life with a desperate suicide by jumping from the top down, without knowing whether he really was ready. Many people prefer to quickly end his life because:
1. He was bored with his life.
2. He thinks if he ended his life by suicide problem is complete.

The above reasons, it is not entirely true, because if someone ended his life not by the will of God, he cut back the life that God established and certainly he was not accepted in heaven.
Life or death is the will of God. God has set the birth of man and God also determine when humans will be called God. In Psalm 90:12 says human life such as grass and the age limit of 70 years if the man said to be strong and even then 80 years of suffering.
Life or death is God's will, therefore while we live glorify the name of God by living holy, holy, in words, deeds and good thoughts to themselves or others. Ephesians 5:16 says "Use your time there because days are evil ...."
As long as we live better use of time. God gave 24 hours for us to use, do not forget to set aside time for God, leaving about 1-2 hours to get closer to God, read the Bible and pray; pleased that our lives and we are ready when the Lord calls us home and say "Hi my servant, good and faithful" ....
Are you ready us if we his death? During the time we used to live there and for sure we will be ready if we pick death. Amen.

MENANGIS DI BAWAH KAKI YESUS


Tidak semua orang mendapat damai sejahtera dalam hidupnya. Terlalu banyak masalah yang membuat ketenangan mereka terganggu. Sebuah masalah kecil yang timbul pun dapat menjadi masalah yang besar yang mampu mengacaukan kehidupannya.

Sama seperti pecikan api yang kecil yang daya bakarnya sangat kecil, apabila dibiarkan saja maka akan dapat menimbulkan nyala api besa
r yang menghanguskan apapun yang berada di dekatnya.

Ada masalah-masalah yang mungkin tidak dapat diselesaikan sendiri secara manusia. Ada masalah-masalah yang membuat hidup kita berhenti pada satu titik dan kita tidak tahu kemana harus melangkah. Atau bahkan kita hanya mampu menitikkan air mata namun tak ada tempat penampungan bagi air mata kita.

Datanglah kepada Yesus. Menangislah dibawah kaki Yesus. Dalam setiap tetes air mata yang jatuh, ada banyak keluhan yang tak terkatakan namun Yesus mengerti bahasa tiap tetes air mata. Berserahlah kepada Yesus dan biarkan Yesus bekerja dalam kehidupan kita. Saat kita tertekan, saat kita sedang memikul beban berat, izinkan Yesus memikul beban kita dan Dia akan memberikan kelegaan.

"Tetapi sekarang juga," demikian firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh."_Yoel 2:12.

                                             Tuhan memberkati

Selasa, 13 Januari 2015

HIDUP TANPA YESUS


Pagi tadi saya membaca sebuah surat kabar. Begitu banyak berita buruk yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah seorang pemuda yang bunuh diri dengan mencebur dirinya ke dalam sumur. Setelah diselidiki, ternyata seorang pemuda itu adalah pengangguran dan tidak betah lama-lama berdiam diri tanpa pekerjaan.

Tanpa bisa kita lihat, sangat banyak maut yang iblis buat untuk memb
inasakan umat manusia. Saat seseorang lemah imannya, maka akan sangat mudah bagi iblis untuk menguasai jiwa dan rohnya.

Manusia yang hidup pasti memiliki masalah. Ketika mereka tidak memiliki tempat untuk berbagi maka akan menjadi beban yang akan dia pikul sendiri. Beratnya hidup akan membuat orang menjadi sangat depresi lalu kehilangan akal sehat karena jiwa dan rohnya sudah dikuasai oleh iblis.

Hidup tanpa Yesus akan mendekatkan kita pada jangkauan iblis. Kita memiliki Allah yang besar, Allah tempat sumber pengharapan dan pemilik damai sejahtera. Saat beban berat datang menghampiri hidup kita, janganlah pergi meninggalkan Yesus untuk mencari bantuan kepada dukun atau orang pintar.

Hanya Yesus yang mampu memulihkan kehidupan saya dan saudara. Jalan yang ditunjukkan oleh Yesus adalah jalan yang penuh berkat dan kemennangan, jangan pernah coba-coba untuk meninggalkan Yesus jika tidak ingin binasa!

Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku.__Mazmur 40:3.


Senin, 12 Januari 2015

JANGAN MENYERAH PADA KEADAAN


Pagi ini ada seorang sahabat yang sharing tentang masalah pekerjaannya. Saya begitu terkejut ketika mengetahui bahwa dirinya sudah tidak bekerja di tempat yang sebelumnya. Kenapa? Apakah ia dipecat?

Ternyata dia keluar dengan sendirinya karena merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerja. Banyak teman-teman kerjanya yang tidak suka akan kesuksesan dirinya sehingga
dia dikucilkan. Dia dituduh bahwa semua kesuksesan yang dia raih adalah hasil campur tangan kakaknya yang merupakan atasan/bos di kantor tersebut.

Akan tetapi sahabat saya ini berkata dengan jujur bahwa kesuksesan yang dia raih selama ini adalah murni dari hasil kerja kerasnya dan tidak ada campur tangan/bantuan dari kakaknya.

Kisah di atas hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa kita jangan sampai menyerah pada keadaan. Kita tahu semakin tinggi pohon, maka akan semakin kencang pula angin yang menggoncang pohon tersebut. Begitu pula dengan karir, banyak orang-orang yang tidak suka bahwa ada salah satu dari rekan kerjanya yang sukses. Semakin tinggi karir yang didapatkan, maka akan semakin banyak pula orang yang berusaha untuk menumbangkannya yaitu dengan cara membuatnya gagal

Bila pohon tidak memiliki akar yang kuat, maka akan mudah sekali tercabut. Begitu pula dengan manusia, bila kita tidak memiliki prinsip dan keteguhan hati yang kuat, maka kita tidak akan mampu bertahan ataupun melawan keadaan.

Bila kita sudah bekerja dengan jujur dan benar, maka tidak perlu takut terhadap omongan-omongan atau gosip-gosip yang tidak benar tentang diri kita. Justru kita harus semakin menunjukkan kinerja kerja yang lebih baik.

Bagaimana caranya untuk memiliki prinsip dan keteguhan hati yang kuat? Kita harus memiliki akar yang kuat di dalam Yesus. Kita tahu bahwa saat Yesus ada bersama kita, siapakah yang mampu malawan dan bahkan menumbangkan kita?

Jadilah anak-anak Allah yang tidak tergoyahkan dalam situasi apa pun karena Tuhan Yesus akan selalu membela orang-orang benar yang selalu mengandalkan diri-Nya.

Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah dipihak kita, siapa yang akan melawan kita.___Roma 8:31.



CARA AGAR DIHARGAI DAN DIHORMATI SAMA ORANG LAIN


Hal paling utama yang harus dilakukan agar kita dihargai dan dihormati orang lain adalah: Kita juga mau secara IKHLAS dan tulus menghormati diri orang lain. Jangan pernah punya keinginan orang lain selalu memberi hormat jika kita sendiri tidak punya keinginan sama sekali untuk menghargai orang lain. Ini namanya sifat EGOIS, yang tidak perlu dipelihara dan harus bisa disingkirkan jauh-jauh dalam benak dan pikiran kita.

"Siapa bilang cowok jelek tidak bisa dapat CEWEK CANTIK" Selain itu tunjukkan pada orang lain jika Anda punya sesuatu yang lebih istimewa. Misalnya punya ketrampilan khusus yang tidak dimiliki orang lain atau keahlian tertentu yang punya nilai positif tinggi dan bisa berguna untuk menolong orang lain atau banyak orang sekaligus. Tanpa perlu diminta mereka akan memberi penghargaan dan penghormatan pada diri Anda.

"Buang dan enyahkan sifat tinggi hati dan SOMBONG, Dua sifat ini akan membuat kita tidak dihormati orang lain dan TUHAN juga benci!. Bahkan jika ada orang yang suka memelihara tabiat seperti ini justru akan dijauhi dan sulit untuk mendapat teman yang baik. Jika menemui kesulitan mereka juga tidak tertarik untuk memberi bantuan pada Anda. Bahkan ada yang justru merasa senang bila bisa menyaksikan diri Anda mendapat suatu masalah.

"Jika ada orang lain yang membutuhkan pertolongan, jika mampu segeralah memberi pertolongan dengan ikhlas dan tulus. Selain itu ketika memberi pertolongan jangan pernah sekalipun disisipi dengan syarat-syarat tertentu yang justru merugikan mereka.

"Menjaga tingkah laku dan menjadikan nilai-nilai sopan santun sebagai bagian gaya hidup juga bisa membuat kita dihargai dan dihormati orang lain. Misalnya mengatakan permisi ketika mau lewat di depan orang lain yang sedang ada di depan Anda. Atau mengucapkan SELAMAT PAGI, SIANG, dan MALAM, ketika berjumpa dengan orang atau teman yang sudah kenal baik. Meski terlihat sederhana, namun jika Anda mau melakukannya dengan tulus, penerima salam itu akan menjadikan diri Anda sebagai orang yang layak mendapat penghormatan.


MENJADI ORANG BERSEMANGAT DAN OPTIMIS MENGHADAPI MASALAH


"Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah?"__Amsal 18:14.

Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda, setiap orang selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosia
l, pendidikan, profesinya, dan bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak terluput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus berhadapan dengan masalah selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya memiliki persoalan yang berbeda-beda.

Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa. Sebab percobaan yang kita alami tidak pernah melebihi kekuatan kita, seperti yang disebut dalam Firman Tuhan.

"Percobaan-percobaan yang kamu alami ialah percobaan-percobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberi kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya"_____ 1 Kor 10:13.

Allah itu baik. Dia sahabat kita, dalam segala susah Ia selalu datang menghibur. Biasanya ada beberapa hambatan-hambatan dalam meraih sebuah keberhasilan adalah antara lain, sikap yang putus asa, patah semangat, menyerah, keinginan untuk mundur, dan lain sebagainya. Kalau sikap seperti ini dibiarkan akan membuat seseorang itu menjadi frustrasi, dan tetap tinggal dalam masalahnya. Dalam menghadapi setiap masalah, kita membutuhkan sebuah semangat untuk berjuang dan bangkit, dengan pertolongan Tuhan agar kita sampai pada tujuan yang diinginkan.


Tuhan memberkati

Minggu, 11 Januari 2015

TENTANG HATI


Hati bila dipelajari secara biologis adalah merupakan salah satu organ tubuh manusia. Hati mempunyai banyak fungsi yang sangat berperan bagi tubuh, sebagian fungsi hati adalah mengatur jumlah karbohidrat, membersihkan zat-zat berbahaya, menyimpan mineral dalam tubuh, memproses emulsi lemak, dan dapat menghentikan kerja obat.

Namun hati yang akan saya sharingkan kali ini adalah
"hati" yang dari Tuhan. Hati adalah tempat untuk merasakan banyak hal. Hidup kita ini terdiri dari 3 unsur yaitu tubuh, jiwa, dan roh, dan ketiga unsur tersebut berpusat pada hati.

Tubuh kita gunakan untuk berinteraksi dengan sesama, dan jiwa kita berfungsi untuk merasakan banyak hal seperti, senang, susah, kecewa dsb. Dari mana kita bisa merasa senang? Saat kita mendengar atau melihat hal yang membahagiakan, maka akan dikirim ke otak/pikiran terlebih dahulu sebelum sampai ke hati.

Di dalam hatilah rasa-rasa itu akan diolah untuk selanjutnya kita akan memberikan tanggapan tentang keadaan atau kondisi yang ada. Hati bisa mengolah dan memberikan tanggapan yang baik atau pun yang buruk. Sebuah perpecahan atau pertengkaran ditimbulkan karena mereka tidak bisa menguasai hatinya.

Hati orang percaya Kristus dan yang tidak percaya itu sangat berbeda. Hati anak-anak Allah adalah hati yang mengasihi. Di dalam hati kita jugalah Roh Kudus itu bersemayam, sehingga saat kita melakukan kesalahan maka Roh Kuduslah akan selalu menegur kita.

Milikilah hati yang selalu terarah kepada Tuhan. Milikilah hati yang selalu terserah dan percaya kepada Tuhan. Dan milikilah hati sebagai hamba yang selalu setia melayani Tuhan.

Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.___Yosua 1:7.


Pages - Menu

 
 
Blogger Templates