skip to main |
skip to sidebar
Tidak
semua orang mendapat damai sejahtera dalam hidupnya. Terlalu banyak
masalah yang membuat ketenangan mereka terganggu. Sebuah masalah kecil
yang timbul pun dapat menjadi masalah yang besar yang mampu mengacaukan
kehidupannya.
Sama seperti pecikan api yang kecil yang daya
bakarnya sangat kecil, apabila dibiarkan saja maka akan dapat
menimbulkan nyala api besar yang menghanguskan apapun yang berada di dekatnya.
Ada masalah-masalah yang mungkin tidak dapat diselesaikan sendiri
secara manusia. Ada masalah-masalah yang membuat hidup kita berhenti
pada satu titik dan kita tidak tahu kemana harus melangkah. Atau bahkan
kita hanya mampu menitikkan air mata namun tak ada tempat penampungan
bagi air mata kita.
Datanglah kepada Yesus. Menangislah dibawah
kaki Yesus. Dalam setiap tetes air mata yang jatuh, ada banyak keluhan
yang tak terkatakan namun Yesus mengerti bahasa tiap tetes air mata.
Berserahlah kepada Yesus dan biarkan Yesus bekerja dalam kehidupan kita.
Saat kita tertekan, saat kita sedang memikul beban berat, izinkan Yesus
memikul beban kita dan Dia akan memberikan kelegaan.
"Tetapi
sekarang juga," demikian firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan
segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan
mengaduh."_Yoel 2:12.

Tuhan memberkati
Pagi
tadi saya membaca sebuah surat kabar. Begitu banyak berita buruk yang
ada di dalamnya. Salah satunya adalah seorang pemuda yang bunuh diri
dengan mencebur dirinya ke dalam sumur. Setelah diselidiki, ternyata
seorang pemuda itu adalah pengangguran dan tidak betah lama-lama berdiam
diri tanpa pekerjaan.
Tanpa bisa kita lihat, sangat banyak maut yang iblis buat untuk membinasakan umat manusia. Saat seseorang lemah imannya, maka akan sangat mudah bagi iblis untuk menguasai jiwa dan rohnya.
Manusia yang hidup pasti memiliki masalah. Ketika mereka tidak memiliki
tempat untuk berbagi maka akan menjadi beban yang akan dia pikul
sendiri. Beratnya hidup akan membuat orang menjadi sangat depresi lalu
kehilangan akal sehat karena jiwa dan rohnya sudah dikuasai oleh iblis.
Hidup tanpa Yesus akan mendekatkan kita pada jangkauan iblis. Kita
memiliki Allah yang besar, Allah tempat sumber pengharapan dan pemilik
damai sejahtera. Saat beban berat datang menghampiri hidup kita,
janganlah pergi meninggalkan Yesus untuk mencari bantuan kepada dukun
atau orang pintar.
Hanya Yesus yang mampu memulihkan kehidupan
saya dan saudara. Jalan yang ditunjukkan oleh Yesus adalah jalan yang
penuh berkat dan kemennangan, jangan pernah coba-coba untuk meninggalkan
Yesus jika tidak ingin binasa!
Ia mengangkat aku dari lobang
kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu,
menetapkan langkahku.__Mazmur 40:3.

Pagi
ini ada seorang sahabat yang sharing tentang masalah pekerjaannya. Saya
begitu terkejut ketika mengetahui bahwa dirinya sudah tidak bekerja di
tempat yang sebelumnya. Kenapa? Apakah ia dipecat?
Ternyata dia
keluar dengan sendirinya karena merasa tidak nyaman dengan lingkungan
kerja. Banyak teman-teman kerjanya yang tidak suka akan kesuksesan
dirinya sehingga dia dikucilkan. Dia
dituduh bahwa semua kesuksesan yang dia raih adalah hasil campur tangan
kakaknya yang merupakan atasan/bos di kantor tersebut.
Akan
tetapi sahabat saya ini berkata dengan jujur bahwa kesuksesan yang dia
raih selama ini adalah murni dari hasil kerja kerasnya dan tidak ada
campur tangan/bantuan dari kakaknya.
Kisah di atas hendaknya
menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa kita jangan sampai menyerah pada
keadaan. Kita tahu semakin tinggi pohon, maka akan semakin kencang pula
angin yang menggoncang pohon tersebut. Begitu pula dengan karir, banyak
orang-orang yang tidak suka bahwa ada salah satu dari rekan kerjanya
yang sukses. Semakin tinggi karir yang didapatkan, maka akan semakin
banyak pula orang yang berusaha untuk menumbangkannya yaitu dengan cara
membuatnya gagal
Bila pohon tidak memiliki akar yang kuat, maka
akan mudah sekali tercabut. Begitu pula dengan manusia, bila kita tidak
memiliki prinsip dan keteguhan hati yang kuat, maka kita tidak akan
mampu bertahan ataupun melawan keadaan.
Bila kita sudah bekerja
dengan jujur dan benar, maka tidak perlu takut terhadap omongan-omongan
atau gosip-gosip yang tidak benar tentang diri kita. Justru kita harus
semakin menunjukkan kinerja kerja yang lebih baik.
Bagaimana
caranya untuk memiliki prinsip dan keteguhan hati yang kuat? Kita harus
memiliki akar yang kuat di dalam Yesus. Kita tahu bahwa saat Yesus ada
bersama kita, siapakah yang mampu malawan dan bahkan menumbangkan kita?
Jadilah anak-anak Allah yang tidak tergoyahkan dalam situasi apa pun
karena Tuhan Yesus akan selalu membela orang-orang benar yang selalu
mengandalkan diri-Nya.
Sebab itu apakah yang akan kita katakan
tentang semuanya itu? Jika Allah dipihak kita, siapa yang akan melawan
kita.___Roma 8:31.

Hal
paling utama yang harus dilakukan agar kita dihargai dan dihormati
orang lain adalah: Kita juga mau secara IKHLAS dan tulus menghormati
diri orang lain. Jangan pernah punya keinginan orang lain selalu memberi
hormat jika kita sendiri tidak punya keinginan sama sekali untuk
menghargai orang lain. Ini namanya sifat EGOIS, yang tidak perlu
dipelihara dan harus bisa disingkirkan jauh-jauh dalam benak dan pikiran kita.
"Siapa bilang cowok jelek tidak bisa dapat CEWEK
CANTIK" Selain itu tunjukkan pada orang lain jika Anda punya sesuatu
yang lebih istimewa. Misalnya punya ketrampilan khusus yang tidak
dimiliki orang lain atau keahlian tertentu yang punya nilai positif
tinggi dan bisa berguna untuk menolong orang lain atau banyak orang
sekaligus. Tanpa perlu diminta mereka akan memberi penghargaan dan
penghormatan pada diri Anda.
"Buang dan enyahkan sifat tinggi
hati dan SOMBONG, Dua sifat ini akan membuat kita tidak dihormati orang
lain dan TUHAN juga benci!. Bahkan jika ada orang yang suka memelihara
tabiat seperti ini justru akan dijauhi dan sulit untuk mendapat teman
yang baik. Jika menemui kesulitan mereka juga tidak tertarik untuk
memberi bantuan pada Anda. Bahkan ada yang justru merasa senang bila
bisa menyaksikan diri Anda mendapat suatu masalah.
"Jika ada
orang lain yang membutuhkan pertolongan, jika mampu segeralah memberi
pertolongan dengan ikhlas dan tulus. Selain itu ketika memberi
pertolongan jangan pernah sekalipun disisipi dengan syarat-syarat
tertentu yang justru merugikan mereka.
"Menjaga tingkah laku
dan menjadikan nilai-nilai sopan santun sebagai bagian gaya hidup juga
bisa membuat kita dihargai dan dihormati orang lain. Misalnya mengatakan
permisi ketika mau lewat di depan orang lain yang sedang ada di depan Anda. Atau mengucapkan SELAMAT PAGI, SIANG, dan MALAM, ketika berjumpa
dengan orang atau teman yang sudah kenal baik. Meski terlihat sederhana,
namun jika Anda mau melakukannya dengan tulus, penerima salam itu akan
menjadikan diri Anda sebagai orang yang layak mendapat penghormatan.

"Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat yang patah?"__Amsal 18:14.
Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau
miskin, tua atau muda, setiap orang selama hidup di dunia ini selalu
berhadapan dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status
sosial, pendidikan, profesinya, dan
bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak terluput dari yang namanya
pergumulan atau persoalan. Manusia harus berhadapan dengan masalah
selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya memiliki persoalan yang
berbeda-beda.
Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun
yang sedang menerpa. Sebab percobaan yang kita alami tidak pernah
melebihi kekuatan kita, seperti yang disebut dalam Firman Tuhan.
"Percobaan-percobaan yang kamu alami ialah percobaan-percobaan biasa,
yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu
Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu
kamu dicobai Ia akan memberi kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat
menanggungnya"_____ 1 Kor 10:13.
Allah itu baik. Dia sahabat
kita, dalam segala susah Ia selalu datang menghibur. Biasanya ada
beberapa hambatan-hambatan dalam meraih sebuah keberhasilan adalah
antara lain, sikap yang putus asa, patah semangat, menyerah, keinginan
untuk mundur, dan lain sebagainya. Kalau sikap seperti ini dibiarkan
akan membuat seseorang itu menjadi frustrasi, dan tetap tinggal dalam
masalahnya. Dalam menghadapi setiap masalah, kita membutuhkan sebuah
semangat untuk berjuang dan bangkit, dengan pertolongan Tuhan agar kita
sampai pada tujuan yang diinginkan.
Tuhan memberkati
Hati
bila dipelajari secara biologis adalah merupakan salah satu organ tubuh
manusia. Hati mempunyai banyak fungsi yang sangat berperan bagi tubuh,
sebagian fungsi hati adalah mengatur jumlah karbohidrat, membersihkan
zat-zat berbahaya, menyimpan mineral dalam tubuh, memproses emulsi
lemak, dan dapat menghentikan kerja obat.
Namun hati yang akan saya sharingkan kali ini adalah "hati"
yang dari Tuhan. Hati adalah tempat untuk merasakan banyak hal. Hidup
kita ini terdiri dari 3 unsur yaitu tubuh, jiwa, dan roh, dan ketiga
unsur tersebut berpusat pada hati.
Tubuh kita gunakan untuk
berinteraksi dengan sesama, dan jiwa kita berfungsi untuk merasakan
banyak hal seperti, senang, susah, kecewa dsb. Dari mana kita bisa
merasa senang? Saat kita mendengar atau melihat hal yang membahagiakan,
maka akan dikirim ke otak/pikiran terlebih dahulu sebelum sampai ke
hati.
Di dalam hatilah rasa-rasa itu akan diolah untuk
selanjutnya kita akan memberikan tanggapan tentang keadaan atau kondisi
yang ada. Hati bisa mengolah dan memberikan tanggapan yang baik atau pun
yang buruk. Sebuah perpecahan atau pertengkaran ditimbulkan karena
mereka tidak bisa menguasai hatinya.
Hati orang percaya Kristus
dan yang tidak percaya itu sangat berbeda. Hati anak-anak Allah adalah
hati yang mengasihi. Di dalam hati kita jugalah Roh Kudus itu
bersemayam, sehingga saat kita melakukan kesalahan maka Roh Kuduslah
akan selalu menegur kita.
Milikilah hati yang selalu terarah
kepada Tuhan. Milikilah hati yang selalu terserah dan percaya kepada
Tuhan. Dan milikilah hati sebagai hamba yang selalu setia melayani
Tuhan.
Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan
sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang
telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; Janganlah menyimpang
ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau
pergi.___Yosua 1:7.

Dua
orang anak kecil bersekolah dalam sekolah yang sama. Untuk ujian mereka
pertama, mereka sama-sama memiliki nilai yang jelek. Anak yang pertama
berkata, "Bodoh, aku sangat bodoh dan aku tidak akan pernah bisa menjadi
anak yang pintar. Sedangkan anak yang kedua berkata, "Untuk saat ini
memang aku belum bisa meraih nilai yang bagus, namun suatu saat nanti
aku akan mendapatkan nilai yang memuaskan dan aku pasti bisa menjadi juara."
Beberapa puluh tahun kemudian, kedua anak itu tumbuh menjadi pribadi
yang berbeda. Anak yang kedua menjadi pria yang sukses, sedangkan anak
yang pertama menjadi pria yang pengangguran. Mengapa mereka berdua bisa
menjadi berbeda?
Anak pertama yang tidak pernah menghargai
dirinya sendiri dan selalu berkata negatif tentang dirinya sendiri. Dia
mudah sekali berputus asa dan tidak mau berusaha untuk menjadi lebih
baik lagi. Sedangkan anak yang kedua begitu percaya akan kemampuan
dirinya bahwa dia akan mampu mengalahkan kelemahannya.
Tuhan
tidak pernah menciptakan manusia yang bodoh. Tuhan tidak pernah
menanamkan roh kelemahan dalam diri kita. Roh Allah adalah roh yang kuat
karena Allah selalu memberikan kemenangan kepada anak-anak-Nya
Sebab bukan kepada panahku aku percaya, dan pedangkupun tidak memberi
aku kemenangan, tetapi Engkaulah yang memberi kami kemenangan terhadap
para lawan kami, dan orang-orang yang membenci kamu Kauberi malu__Mazmur
44:7-8.
