Pages

Ads 468x60px

Jumat, 02 Mei 2014

RENUNGAN


Mari bersatu hati demi kebajikan dan berdedikasi dengan kebersamaan, serta saling mengasihi dan saling memuji dalam mengulurkan tangan untuk saling membantu.

Di dunia ini tiada yang tidak bisa kita lakukan, asalkan kita memiliki cinta kasih pasti akan paham bagaimana caranya untuk berdedikasi.

Di dunia ini tiada hal yang tidak mampu kita lakukan, ditakutkan adalah kita tidak mau melakukannya.

Terhadap orang lain, kita harus berlagak bodoh, dengan demikian baru bisa tidak saling berhitungan dengan orang dan mendapatkan kegembiraan. Terhadap diri sendiri, hendaknya harus berlaku cermat dalam segala hal, dengan demikian baru bisa memanfaatkan waktu untuk lebih giat membina diri.

Memaafkan orang lain sama saja dengan berlaku baik pada diri sendiri.

Dalam hal membantu orang lain, selain memberikan bantuan meteri, juga harus menggunakan kebijaksanaan untuk membuat penerima bantuan memahami prinsip kebenaran, ini baru benar-benar akan memberi manfaat pada mereka.

Bagaimanakah caranya agar hati setiap orang merasa tenteram?
Harus menyesuaikan diri dengan lingkungan makro yang penuh dengan cinta kasih dan di mana setiap orang saling memberi perhatian.

Berdoa tujuannya adalah melakukan introspeksi ke dalam diri sendiri dan memperjelas sifat hakiki yang suci.

Pergunakan batin yang tenang untuk mengamati wujud sejati dari semua makhluk dan mendengarkan pesan yang disampaikan oleh mereka.

Dari pada berbicara panjang lebar, lebih baik berbuat walau hanya sedikit, kurangi bicara dan lebih banyak bekerja.

Kehidupan dengan tahu berpuas hati, baru akan penuh dengan kegembiraan dan ketenteraman.

Ketika minum air ingatlah pada sumbernya, maka berbaktilah pada orangtua.

Ucapan terima kasih adalah bahasa terindah di dunia, juga adalah sikap yang paling tulus dalam menjalani hubungan di antara sesama.

Di dalam hati kita hendaknya selalu terkandung sifat penuh pengertian, berlapang dada, bersyukur, kenal puas dan menghargai berkah.

Kondisi hati hendaknya setiap hari seindah dan sehangat musim semi, semarakkan cinta kasih di dalam hati tanpa perlu menyisakannya sedikt pun.

Dengan berpegang teguh pada ajaran yang benar, tidak akan timbul perasaan risau, kuatir dan takut.

Hati harus mampu menahan gemblengan dalam menghadapi sesama dan masalah di sekitar tanpa pernah tergoyahkan, serta tetap bertenang hati di tengah aktifitas sehari-hari.

Hati semua makhluk adalah hati orang awam, yang juga hati yang ternoda dan tidak murni, ketika ketidak murnian dibersihkan akan muncul sifat ke Tuhanan.


RENUNGAN


Bila setiap orang melakukan satu kebajikan dan semua orang melakukan kebajikan, hal ini akan menghimpun keberkahan di dunia.

Orang awam selalu memiliki kebiasaan buruk, jika bisa bertahan atas segala cobaan, baru bisa hidup nyaman di dunia fana ini.

Bila setiap orang persembahan cinta kasih, akan dapat merubah krisis menjadi kesempatan hidup. serta merubah malapetaka menjadi berkah.

Beramal bagaikan menebar benih, pupuklah benih itu dengan hati penuh sukacita, benih baru bisa bertunas.

Terhadap orang yang tidak berjodoh dengan kita, jangan timbul sikap penolakan, kesal dan benci. Terhadap orang yang berjodoh dengan kita, jangan timbul perasaan sayang yang berlebihan dan kemelekatan.

Bertobat membuat batin jadi bersih, membangun ikrar membuat berkah datang.

Senyum adalah bahasa yang paling ramah dan damai.

Memilih memaafkan atau mendendam, tergantung niat. Dengan merubah niat akan mampu bertoleransi terhadap segala hal.

Kita tidak mampu mengendalikan panjangnya sebuah kehidupan, namun kita sendiri mampu merintis dan mengembangkan potensi dalam kehidupan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Jalinan jodoh baik atau jodoh buruk semuanya terjalin saat berucap, berdiam diri dan berperilaku. Kata-kata baik membuat orang terbuka hatinya dan memahami maknanya, kata-kata yang buruk membangkitkan kerisauan di dalam hati orang.

Membuang sebagian rasa risau akan mendapatkan hati yang bersih. Mengikhlaskan sebagian harta benda akan mendapatkan ketenangan batin.

Kesukssan seseorang dalam kehidupannya selama puluhan tahun adalah hasil akumulasi dari ucapan dan perilaku setiap hari, maka jagalah dengan baik ucapan dan perilaku setiap hari.

Melakukan kebajikan adalah sebuah kewajiaban, membantu tanpa pamrih tidak melekat pada sikap "perbuatan baik pasti berbalas kebaikan", dengan sendirinya kondisi batin akan terasa nyaman dan bebas dari beban pikiran.

Kewajiban dalam kehidupan adalah harus melakukan hal yang bermanfaat bagi orang banyak.

Setiap orang mampu berhemat dan menghargai berkah, tentu tidak akan ada lagi kemiskinan.

Hanya dengan memiliki cinta kasih barulah akan mampu melepaskan diri dari niat tidak baik. Kembangkanlah niat baik dengan saling menghormati dan saling mengasihi di antara sesama.

Mundur selangkah dan mengalah selangkah untuk membantu orang lain mencapai tujuan adalah kepribadian yang luhur, juga bentuk pembinaan diri.

Orang yang senang membantu akan memiliki kondisi batin yang senantiasa berkecukupan.

Perjalanan hidup manusia bagai pendaki lereng gunung. Seseorang yang mampu mendaki hingga ke puncak adalah orang yang memiliki daya tahan tubuh serta melangkahkan setiap langkahnya dengan mantap. 

RENUNGAN


Perasaan sukacita membuat kita tidak gentar terhadap kesulitan.
Kekuatan bisa terhimpun bila di dalam hati ada rasa syukur.

Mencari jawaban atas makna kehidupan ada pada pemahaman terhadap apa yang telah dilakukan dalam kehidupan.

Dalam kehidupan yang sudah tercerahkan, kita akan tahu bagaimana caranya berdedikasi  dan menciptakan berkah.

Harus selalu bersyukur dan tidak berkeluh kesah, dengan demikian perjalanan hidup baru bisa lancar tanpa hambatan.

Dalam bersikap dan menangani masalah, harus memegang prinsip tetapi tidak kaku, harus tegas tetapi penuh toleransi, baru bisa harmonis.

Dengan mengecilkan diri, laut dan langit terasa luas tidak terhingga.
Dengan mengembungkan diri, membuat kita tidak mendapatkan jalan untuk dilalui.

Mampu melepaskan status diri, dengan rendah hati melakukan kegiatan daur ulang sumber daya adalah membuang keakuan dan kemelekatan yang sesungguhnya.

Tangan yang melakukan pelestarian lingkungan adalah tangan yang paling indah.

Hendaknya kita bisa mengasah ujung tajam pada diri sendiri, sehingga ujung tajam yang sudah menjadi bulat kala tersenggol tidak akan melukai orang lain.

Asal ada keyakinan, tidak ada hal yang tidak berhasil dilakukan.
Asal bersedia bersabar, tidak ada tanggung jawab berat yang tidak bisa dipikul.

Cita-cita hendaknya diletakkan setinggi langit; namun langkah nyata harus dilakukan sekarang juga.

Melakukan kebajikan harus tulus, menangani masalah harus adil, menjadi orang harus memiliki keyakinan, memperlakukan orang harus jujur apa adanya.

Cinta kasih universal yang tulus dan benar tiada musuh, keyakinan pada kejujuran dan hati nurani membangkitkan rasa bersyukur, belas kasih membuat hati jadi lapang dan penuh toleransi, bersuka cita dan ikhlas tanpa pamrih membuat niat menjadi murni.

Pahala kebajikan yang tidak terhingga selalu terkumpul sedikit demi sedikit dalam waktu yang sangat panjang.

Berharap sumber daya bumi tidak terkuras, harus dimulai dari memahami bagaimana menghargainya.

Kasih sayang bukan sesuatu yang diminta dari pihak lain, melainkan harus berasal dari dedikasi yang dilakukan melalui persembahan tanpa syarat dan dilakukan hingga segala hal bisa terselesaikan dengan sempurna.

Dengan bertambahnya rasa syukur akan mengurangi rasa curiga
.    

RENUNGAN



Lahan yang ditanami sayuran tidak akan mudah ditumbuhi rerumputan, dalam hati yang mengandung niat baik tidak akan mudah timbul niat jahat.

Hanya kekuatan cinta kasih sejati tanpa pamrih yang dapat menjernihkan aliran keruh dalam masyarakat.

Kehidupan tanpa perasaan bersalah membuat hati paling tenteram. Mampu berdedikasi, membantu dan menolong orang adalah hal yang paling membahagiakan.

Jika di dalam hati selalu ada keadilan dan akhlak yang luhur serta bersikap tulus terhadap orang lain, dengan sendirinya akan mendapatkan simpati orang.

Senyum, kelemah lembutan pemberian perhatian dan pengorbanan adalah pernyataan cinta kasih.

Hidup di dunia ini harus memelihara sebuah pikiran benar. Pikiran benar akan membangkitkan semangat, sedangkan hati terbuka akan mendatangkan keberuntungan.

Jadilah orang yang mampu berlapang dada terhadap orang lain, janganlah menjadi seseorang yang selalu memohon maaf dari orang lain.

Hal yang memang harus dilakukan, lakukan dengan ulet dan tabah, serta pertahankan terus sampai akhir tanpa takut menghadapi kesulitan.

Masa lalu telah berlalu, masa mendatang sulit diperkira, lebih baik kita menggenggam masa kini dengan memanfaatkannya sebaik mungkin. 

RENUNGAN


Sebuah kesuksesan dicapai dengan kegigihan dan kesabaran, bukan secara untung-untungan yang hanya mengandalkan sekedar gairah dan semangat sesaat saja.

Pengatahuan harus didalami dengan sepenuh hati, baru bisa menjadi kebijaksanaan bagi diri sendiri.

Kita hendaknya bisa menunaikan kewajiban diri dan menjaga kondisi hati tetap jernih tanpa noda, biar batin senantiasa tenang dan damai.

Jika ingin merasa bebas tanpa beban, meski memiliki kemampuan untuk berpengertian dan toleran.

Jadikan permasalahan di antara sesama sebagai pelajaran, jangan menjadikan urusan insani sebagai gosip.

Peluang berlangsung dengan singkat, sehingga kita harus mencengkam sebersit niat baik yang timbul sesaat dan terus berbuat dengan segenap hati dan segenap tenaga.

Jika tidak memahami hukum sebab akibat, itu akan membuat diri terjerat ke dalamnya. Dengan memahami hubungan antara sebab akibat, seketika itu pula akan mampu membebaskan diri dari kerisauan.

Lahir di dunia ini, kita tidak dapat memisahan diri dari orang banyak, melatih diri juga tidak dapat dilakukan dengan cara mengasingkan diri.

Jika memiliki hati bersahaja dan tanpa keinginan bersaing dalam memperlakukan orang dan menangani masalah, itu akan membuat batin tetap berada dalam ketenangan dan tidak mudah terpengaruh oleh linkungan luar.
 

RENUNGAN


Hati tanpa risau akan membuat pikiran jadi jernih dan bijaksana.

Melihat orang dengan hati Tuhan, semua orang terlihat sebagai Tuhan.
Melihat orang dengan hati setan, semua orang terlihat sebagai setan.

Menjalani kehidupan bagai meniti tali tambang di tempat tinggi, kita harus terus berjalan penuh konsentrasi ke depan, jangan terus menoleh kebelakang karena hanya membuat hati kita bertambah risau.

Jika tidak ada pikiran dan niat jahat di dalam hati, maka hidup akan selalu terasa nyaman tanpa kerisauan, dengan sendirinya tidak mudah dirasuk oleh kesesatan.

Di dunia ini, tidak ada satu jenis benda pun yang tidak akan mengalami kerusakan dan tetap awet untuk selamanya.

Kehidupan yang mementingkan pemenuhan nafsu keinginan akan mendatangkan penderitaan, sebab manusia selalu tergiring olehnya untuk melakukan perbuatan yang menciptakan karma buruk.

Jika ingin menjaga keseimbangan karbon pada atmofir bumi, hendaknya dapat menyelaraskan kondisi batin manusia dulu.

Jika melakukan sesuatu dengan hati sukacita, sekali pun sangat sibuk, tetap tidak merasa sebagai pekerjaan melelahkan, malah hati terasa sangat senang sekali.

Mata manusia mengarah ke depan, hanya bisa melihat kekurangan orang lain, namun tidak bisa melihat kekurangan diri sendiri.

Handaknya kita harus selalu memiliki rasa bersyukur dan jangan berkeluh kesah, dengan demikian jalan kehidupan kita baru akan lancar tanpa rintangan
. 


KATA KEBAJIKAN


Jika bisa menjaga tugas sendiri dengan baik dan saling bersatu hati di antara sesama, maka sebagai kesatuan tentu akan dapat menampilkan suasana yang penuh dengan ketulusan, kebajikan dan keindahan.

Kondisi hati yang indah, melihat apapun akan terlihat indah.

Ajaran baik jangan hanya untuk dimanfaatkan sendiri, hendaknya dapat disebarkan secara lebih luas.

Jangan bersikap menutup diri, anda harus mencintai orang lain terlebih dahulu, orang lain baru akan mencintai anda juga.

Kebijaksanaan hendaknya dapat terus dibina. Jalani kehidupan dan lakukan sesuatu dengan jujur dan realistis. Jangan percaya pada desas-desus secara membabi buta tanpa berpikir panjang.

Jika kita melakukan sesuatu dengan jujur dan realistis, maka kondisi hati tentu akan tenteram, hati yang tenteram membuat perjalanan hidup menjadi mantap dan stabil.

Ajaran Tuhan yang benar tidak mengajarkan tentang kontak batin dan kemampuan supranatural, Tuhan mengajarkan bahwa segala sesuatu bersumber pada hati setiap orang.

Jalan kehidupan seseorang salah arah atau tersesat adalah karena adanya keserakahan di dalam hati, sesungguhnya segala kebutuhan hidup hanya perlu cukup pakai saja, jika dapat hidup secara sederhana dan realistis, dengan sendirinya kehidupan akan berjalan dengan aman dan bahagia.

Berpegang teguh pada niat hati yang lurus, hati belas kasih setara Tuhan akan terbangkitkan, sehingga kerisauan yang bagaikan iblis dalam batin akan sirna sendiri.

Jika kita memiliki hati yang lurus dan jalan yang benar, tentu arah kehidupan tidak akan pernah menyimpang.

Manfaatkan setiap detiknya dengan berdedikasi demi alam kehidupan dan masyarakat luas, agar setiap harinya penuh dengan harapan.

Sepatah kata berguna lebih baik daripada ribuan kata tanpa manfaat, Sepatah kata berguna akan membangkitkan kepercayaan, kepercayaan yang akan memberi manfaat sangat besar.

Tidak dengan sengaja berpikir ke hal-hal buruk, perkataan apa pun selalu adalah kata-kata yang baik.

Jika hati kita sedang bingung dan kehilangan arah maka diri kita akan sangat menderita, penderitaan ini disebabkan karena kita tak mampu mengambil keputusan atas diri sendiri.

Seseorang yang percaya takhayul akan selalu curiga, percaya pada peramal dan menggantungkan nasibnya pada sesuatu yang bersifat mistik, itu membuat dirinya tidak mampu untuk benar-benar mendalami ajaran agama dan prinsip kebenarannya.

Orang dengan hati penuh cinta kasih, adalah orang yang paling berbahagia.

Jika pandangan hidup seseorang tidak benar, maka dirinya tidak akan menjalani usaha yang benar, jika pandangannya melenceng, semua usaha yang dilakukannya juga mudah salah.

Orang yang percaya pada ajaran Tuhan secara bijaksana sangat paham akan semangat dari ajaran Tuhan, sedangkan orang yang percaya pada takhayul maka membelokkan makna ajaran Tuhan yang indah.

Percaya pada ajaran Tuhan tetapi tidak mempelajari ajaranNya adalah takhayul, memuja Tuhan tanpa mempelajari ajaranNya adalah perilaku bodoh.

Orang bodoh membangun sebidang dinding di dalam hatinya sebagai pembatas dirinya dengan orang lain, sedangkan orang bijaksana mampu membongkar dinding pembatas tersebut.
 


  
  







Pages - Menu

 
 
Blogger Templates