skip to main |
skip to sidebar
Ada dua orang pendaki gunung yang sudah mendaki sampai setengah tebing sebuah gunung. Pada awalnya mereka tampak sangat bersemangat dan memulai pendakian dengan penuh keyakinan. Namun pada pertengahan jalan, mereka mulai kelelahan.
Pendaki yang pertama memutuskan untuk berhenti mendaki karena dirasa kekuatannya sudah tidak memungkinkan untuk menyelesaikan pendakian hingga ke puncak. Pendaki pertama merasa tidak mampu menakhlukkan sebuah gunung.
Berbeda halnya dengan pendaki yang kedua. Meski pun lelah ia tetap berusaha untuk menyelesaikan pendakiannya. Ia tetap yakin bahwa gunung itu akan berada di bawah kakinya. Dengan penuh kesabaran, ia mulai memijakkan kaki pada batu-batu yang terjal dan tajam sampai pada akhirnya gunung pun ia takhlukkan.
Dalam sebuah perjalanan hidup, kita akan pasti menemui sebuah gunung-gunung yang menghadang langkah kita. Banyak orang yang menyerah terlebih dahulu tanpa sedikit pun mencoba untuk melewatinya.
Orang yang sabar dengan setiap masalah yang terjadi dalam hidupnya dan selalu yakin bahwa ia dapat melaluinya adalah ciri-ciri seorang pemenang. Tidak ada gunung yang tidak dapat ditakhlukkan. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Dalam setiap perlombahan pasti ada garis finisnya. Dan apabila kita hidup di dalam Tuhan, maka bersiaplah untuk menjadi pemenang dalam semua tantangan.
Akhir suatu hal lebih baik dari pada awalnya. Panjang sabar lebih baik dari pada tinggi hati...Pengkhotbah 7:8.
[FRUIT PATIENCE]
There are two mountain climbers who had climbed up half a mountain cliff. At first they seemed very excited and start the climb with confidence. But in the mid-way, they begin to fatigue.
Climber who first decided to stop climbing because of perceived strength was not possible to complete the climb to the summit. The first ascent was not able to conquer a mountain.
Unlike the case with the second climber. Even though tired he still tries to finish the climb. He remains convinced that the mountain would be under his feet. With great patience, he started to my feet on the steep rocks and sharp until the end of the mountain was he takhlukkan.
In a journey of life, we will certainly see a mountain facing our steps. Many people who give up first, without the slightest attempt to pass.
People who are impatient with any problems that occur in life and always confident that he can pass through it are the characteristics of a winner. There is no mountain that can not be conguered. There is no problem that can not be resolved. In each perlombahan certainly no finish line. And if we live in God, then be prepared to be a winner in all challenges.
The end of a matter is better than the beginning. Slow to anger is better than the proud ... Ecclesiastes 7: 8.

Dear Sahabat yang setia...
Dalam sebuah hubungan agar bisa berjalan dengan lancar dibutuhkan sebuah komitmen yang besar. Bukan sekedar sebuah pernyataan bahwa Anda menyukai hubungan ini dan ingin menjalaninya.
Sangat mudah untuk berkomitmen dalam hubungan ketika hubungan itu berjalan
lancar, menyenangkan, atau memabukkan.
Namun ketika hubungan itu mulai menemui masalah, tantangan, ganjalan, tidak sedikit yang berucap, "aku serius dengan hubungan kita, sayangnya hubungan ini tidak berjalan lancar seperti yang diharapkan."
Komitmen sejati dalam sebuah hubungan adalah ketika Anda mau berkorban di
dalamnya.
Sangat mudah untuk meminta pasangan untuk berubah, namun apakah Anda
bisa berubah juga? Cobalah untuk berubah terlebih dahulu, lalu lihatlah bagaimana hal tersebut membawa perbedaan.
Untuk membangun komitmen dalam sebuah hubungan diperlukan 3 hal yang
sederhana namun tidak mudah dilakukan, yaitu: kerja keras, waktu, dan kejujuran.
Sahabatku, maukah Anda
melakukannya dalam hubungan Anda?
True Commitment ...
Dear Friends of the faithful ...
In a relationship in order to run smoothly takes a big commitment. Not just a statement that you like this relationship and want to live it.
It's easy to commit in a relationship when the relationship work
smooth, fun, or intoxicating.
But when the relationship began to encounter problems, challenges, obstacles, not the least that say, "I'm serious about our relationship, unfortunately, this relationship does not go as smoothly as expected."
Genuine commitment in a relationship is when you are willing to sacrifice in
them.
It's easy to ask your partner to change, but if you
can be changed as well? Try to change first, and then see how they make a difference.
To build commitment in a relationship takes 3 things
simple but not easy to do, namely: hard work, time, and honesty.
My best friend, would you
do in your relationship?
Jamu merupakan minuman tradisioanal yang berasal dari Jawa. Jamu juga berfungsi sebagai obat herbal yang bisa menyembuhkan penyakit dan juga menjaga kebugaran tubuh. Tidak semua jamu itu manis, terkadang ada jamu yang paling berkhasiat namun rasanya sangat pahit.
Demikian juga firman Tuhan, tidak selamanya firman yang kita baca di Alkitab maupun pada saat mendengarkan khotbah itu manis. Terkadang firman yang kita disampaikan itu sangat pahit dan banyak orang yang menolaknya.
Selain itu, sikap orang terhadap kita juga tidak selamanya manis. Mereka akan menegur kita bila kita memang melakukan kesalahan. Terima teguran dan akuilah bahwa kita memang salah. Terimalah juga firman Tuhan dan resapilah sampai ke dalam hati.
Saat kita mau mengakui kesalahan dan menerima teguran, maka kita sesungguhnya sedang berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Teguran itu membangun, karena bila seseorang tidak mengasihi kita, tidak peduli terhadap kita, maka kita tidak akan mendapat teguran. Bersyukurlah bila kita masih memiliki orang-orang yang setiap saat selalu mengingatkan kita akan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan, karena itu semua adalah bukti kasih kepada kita.
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.___ 2 Timotius 4:2.
[DRINK HERBAL]
Jamu is tradisioanal beverage coming from Java. Jamu also serves as an herbal remedy that can cure the disease and also to keep in shape. Not all herbs that sweet, sometimes there is the most efficacious herbs but tastes very bitter.
Likewise, the word of God, not always the word that we read in the Bible or when listening to the sermon was sweet. Sometimes the word that we delivered was very bitter, and many people who reject it.
Moreover, the attitude of people towards us also not always sweet. They will rebuke us if we did make a mistake. Thank reprimand and admit that we did wrong. Accept the word of God and resapilah up into the liver.
When we are willing to admit mistakes and accept correction, then we are actually being transformed into a better person. Reprimand was build, because if someone does not love us, do not care about us, then we will not be reprimanded. Be thankful when we still have people who every moment always remind us of the mistakes that we did, because it all is a testament to our love.
Preach the Word; be prepared in season or not a good time, let it be known what is wrong, rebuke, exhort with all longsuffering and teaching .___ 2 Timothy 4: 2.

Ada dua orang pegawai suatu perusahaan yang memiliki tugas sama. Semakin hari, tugas yang harus mereka kerjakan bukanya lebih ringan namun lebih berat. Pegawai yang pertama sangat percaya diri bahwa dirinya mampu mengerjakan semuanya tanpa bantuan orang lain.
Pegawai yang lain memang bukanlah orang yang pandai namun ia memiliki keyakinan bahwa kesuksesan bukan hanya berasal dari kepandaian saja. Dia mulai mengerjakan tugas-tugas itu dengan rajin dan tidak terburu-buru.
Pegawai sombong itu mulai kelelahan dengan tugas-tugas yang ada. Hidupnya pun semakin kacau dan pada akhirnya dia menyerah. Berbeda dengan pegawai yang rendah hati, semua tugas mampu diselesaikannya dengan baik dan semangat hidupnya tidak pernah menurun.
Setelah diselidiki, ternyata keduanya memiliki pola dan pemikiran hidup yang berbeda. Pegawai yang pertama begitu egois dan mengandalkan kekuatannya sendiri. Dia begitu yakin bahwa dengan kepandaian yang ia miliki, maka kesuksesan itu akan datang dalam hidupnya.
Sedangkan pegawai yang kedua selalu datang kepada Yesus pada pagi hari sebelum memulai tugas-tugasnya. Ia menyerah seluruh kehidupannya pada Yesus, dan benar saja kuasa Tuhan dinyatakan dalam hidupnya. Dalam setiap masalah berat yang terjadi dalam kehidupannya, Yesus telah ikut berperang untuk memberikan kemenangan.
Jangan menjadi pribadi yang egois. Saat kita mengandalkan kekuatan sendiri, maka kita sedang melakukan hal yang sia-sia. Banyak orang gagal karena men-Tuhan-kan dirinya sendiri. Kunci kesuksesan dalam hidup adalah TAAT KEPADA TUHAN.
Diberkati orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! ___Yeremia 17:7.
"Selamat Malam & TUHAN Yesus Memberkati Anda"
[IF NOT FOR JESUS]
There were two employees of a company that has the same task. Increasingly, the task they have to do open it lighter but more severe. The first employee was very confident that she can do it all without the help of others.
Another employee who is not a clever man, but he has the belief that success is not only derived from the intelligence alone. He began working on the tasks it diligently and do not rush.
Employees arrogant began fatigue with existing tasks. Her life became more chaotic and in the end he gave up. In contrast to the humble servants, all capable of successful completion of a task and the spirit of life is never decreased.
After investigation, it turns out both have thought patterns and different life. The first employee was so selfish and rely on his own strength. He was so convinced that the intelligence he has, then success will come in his life.
While employees are both always come to him in the morning before starting their duties. He gave up his whole life to Jesus, and sure enough the power of God revealed in his life. In any severe problems that occur in life, Jesus has fought to give the victory.
Do not be a selfish person. When we rely on our own strength, we are doing things in vain. Many people fail because downloading the Lord himself. The key to success in life is OBEDIENCE TO GOD.
Blessed man who trusts in the LORD, and whose hope the LORD! ___Yeremia 17: 7.
"Good evening and the Lord Jesus bless you"

Bila
kita mempunyai seseorang yang sangat dekat, misalnya seorang kekasih,
hal yang paling menyakitkan adalah ketika kekasih kita melupakan kita.
Terlebih lagi jika kita dibiarkan begitu saja tanpa berkomunikasi. Kita
pasti akan menangis dan merasa kecewa karena tidak dianggap sama sekali.
Itu baru seorang kekasih, bukan merupakan suami atau salah satu anggota keluarga kita. Bukan
dia juga yang memberikan kita hidup, bukan dia juga yang memberi kita
makan. itu berarti bahwa kita masih bisa tetap hidup tanpa kehadiran
seorang kekasih.
Kita adalah kekasihnya Tuhan. Tuhan selalu
menomorsatukan kita. Apa buktinya? Tuhan tidak pernah terlambat
menerbitkan matahari tiap pagi. Tuhan tidak pernah sedetik pun
membiarkan stok udara di bumi habis. Tuhan juga selalu terjaga untuk
tetap mengawasi detak jantung kita agar tidak berhenti.
Lalu
apa yang telah kita lakukan kepada-Nya? Terkadang kita melupakan Allah
kita. Kita lebih asyik dengan kegiatan kita masing-masing. Kita lebih
asyik untuk tidur berlama-lama dari pada bersaat teduh di pagi hari.
Kita lebih memilih untuk berpergian di hari Minggu dari pada harus
kegereja.
Pernahkah kita memikirkan perasaan-Nya Tuhan?
Pernahkah kita mau mengerti apa kehendak Tuhan dalam kehidupan kita?
Tuhan tidak pernah menuntut agar kita memberikan semua harta kita,
kepandaian kita, jabatan kita, atau warisan kita. Yang Tuhan rindukan
adalah persekutuan yang intim antara kita dan diri-Nya. Tuhan hanya
ingin kita menghubungi-Nya setiap saat baik dalam susah mau pun senang.
Jangan pernah melupakan Tuhan, karena Tuhan tak sedetik pun melupakan
kita.
Sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah penyayang, Ia tidak
akan meninggalkan atau memusnahkan engkau dan Ia tidak akan melupakan
perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.___
Ulangan 4:31.
THE FORGOTTEN
When we have someone who is very close, such a lover, the most painful thing is when we forget our beloved. Moreover, if we left without communicating. We would cry and feel disappointed because it was not considered at all.
That's just a lover, not the husband or one of our family members. Rather he also gives us life, is not he also that feeds us. it means that we can still stay alive without the presence of a lover.
We are beloved of God. God has always come first us. What is the proof? God is never too late to publish the sun each morning. God never for a moment letting the air in the earth's stock runs out. God is always awake to keep watch over our heart rate in order not to stop.
So what have we done to him? Sometimes we forget our God. We are more preoccupied with our own activities. We are more fun to sleep linger of the quiet time in the morning. We prefer to travel on Sunday of the need to be at church.
Have we ever thought about the feelings of his God? Have we ever want to understand what the will of God in our lives? God never demanded that we give all of our possessions, our intelligence, our position, or our heritage. That God is longing for intimate fellowship between us and himself. God just wants us to contact him at any time either in hard like any happy. Never forget God, because God did not for one moment forget us.
For the Lord your God is a merciful God, He will not abandon or destroy you and he will not forget the covenant which He swore with an oath to your fathers. Deuteronomy 4:31.

Seorang anak kecil tiba-tiba tidak mau makan, bila terpaksa makan pun
hanya sedikit. Kejadian itu berlangsung selama satu bulan. Tubuhnya
menjadi lebih kurus dari sebelumnya dan wajahnya semakin murung.
Ternyata sang ibu baru menyadari bahwa anaknya mengalami sakit gigi.
Salah satu giginya berlubang sehingga membuatnya tidak nafsu makan.
Sakit gigi tidak hanya membuat wajah kehilangan senyum namun juga membuat berat badan menurun. Bila dilihat secara fisik, benar-benat tampak perbedaan yang begitu banyak.
Lalu bagaimana bila roh kita yang sakit? Bagaimana bila ada lubang
diantara kita dan Yesus? Akankah kita membiarkan lubang itu sehingga
semakin besar dan roh kita menjadi semakin tidak sehat?
Saat
roh kita tidak sehat, maka hubungan kita dengan Yesus akan semakin jauh.
Dampak dari ketidaksehatan roh adalah hidup kita menjadi kacau karena
hilang kendali. Hanya Yesuslah Juru Mudi yang baik. Bila kita dapati roh
kita sedang tidak sehat, segera obati dengan kembali intim kepada
Yesus.
Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dengan dikelilingi-Nya kasih setia.___ Mazmur 32:10.
TOOTH ACHE
A small child suddenly does not want to eat, when forced to eat even just a little. The incident lasted for one month. Her body became thinner than ever and increasingly gloomy face. It turns out that the mother realized that her son suffered a toothache. One tooth cavities thus making no appetite.
Toothache is not only making a face lost smile but also makes weight loss. When seen physically, right-Benat seem so much difference.
So what if our spirits are sick? What if there is a hole between us and Jesus? Will we let the hole so that the greater and our spirit becomes increasingly unhealthy?
When our spirit is not healthy, then our relationship with Jesus will be more distant. Impact of morbidity spirit is our life becomes chaotic because of her control. Only Jesus is the Savior Mudi good. When we find our spirit is not healthy, immediately treat the intimate back to Jesus.
Lots of pain suffered by the wicked, but people believe in the Lord surrounded by his love setia._Mazmur 32:10.
Kita pasti pernah merasakan kesendirian. Entah itu di rumah saat semua keluarga sedang pergi, atau pada saat di kamar kos. Saat sendiri, kita pasti merasa sangat sedih, seolah tak ada satu pun yang memperhatikan kita dan menemani kita.
Tak heran jika di saat kesendirian, banyak orang yang mencari kebahagiaan di luar. Mereka ingin jiwanya mendapat kepuasan dengan menghalalkan berbagai macam cara.
Kesenangan sementara akan menjadi candu sehingga mereka melakukannya secara terus-menerus, misalnya meminum minuman keras, dugem, atau pun memakai narkoba.
Mereka tidak sadar bahwa sebenarnya mereka tak pernah sendiri. Ada Tuhan yang selalu menemani. Ada Tuhan yang selalu peduli. Ada Tuhan yang selalu memeluk dan mengangkat semua beban-beban kita. Datanglah kepada Yesus bila jiwa kita merasa sendiri karena hanya Dialah yang mampu memberikan damai sejahtera.
Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami._Yesaya 26:12.
[WHEN I OWN]
We certainly never felt the loneliness. Whether it's at home when all the family was away, or at the time in a dorm room. When alone, we certainly feel very sad, as if no one noticed us and accompany us.
No wonder if in moments of solitude, many people are looking for happiness outside. They want his soul gets satisfaction to justify a variety of ways.
Temporary pleasure will be opium so that they do it constantly, for example, drinking, clubbing, or even using drugs.
They do not realize that they actually never alone. There is a God who always accompany. There is a God who always cares. There is a God who has always embraced and raised all of our burdens. Come to Jesus when our souls feel alone because only he who is able to give you peace.
O Lord, You will establish peace for us, because everything that we do, you have done for kami._Yesaya 26:12.