Tuhan benci kepada dusta; tapi Ia senang dengan orang yang jujur. - Amsal 12:22,Bis.
Sebelum kebaktian usai, seorang pendeta memberikan pengumuman, "Minggu depan saya akan berkohtbah tentang dosa kebohongan, Agar Anda mendapat lebih banyak berkat dari khotbah itu, saya berharap Anda lebih dulu membaca markus 17." Minggu berikutnya, ia bertanya berapa banyak jemaat yang sudah membaca Markus 17. Beberapa orang mengangkat tangan, sebagian dengan ragu. Pendeta itu tersenyum dan berkata, "Sayangnya, Markus hanya terdiri dari 16 pasal. Jadi, mari kita melanjutkan pembahasan tentang dosa kebohongan."
Saat kanaan mengalami kelaparan hebat, untuk sementara Abraham dan Sarai pindah ke Mesir, yang memiliki persediaan makanan berlimpah. Namun, Abraham sadar, istri yang cantik bisa menarik perhatian, dan itu membuatnya takut. Demi melindungi diri, ia minta Sarai berdusta, "Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku diperlakukan mereka dengan baik karena engkau, dan aku dibiarkan hidup oleh sebab engkau". Cara ini tidak menyelesaikan masalah karena Firaun memang ingin mengambil Sarai menjadi istrinya. jalan dusta tidak menolong. Bersyukurlah, Tuhan turun tangan saat Abraham salah jalan sehingga rencana-Nya atas Abraham dan Sarai tetap dapat terlaksana.
Tuhan meminta kita jujur dalam segala hal, besar dan kecil. Dan, kita hanya dapat melakukannya dengan melekat kepada Dia, yang adalah kebenaran. Ketika kita menjaga hati tetap bersih dan jujur, Tuhan akan memberi kita hati yang tenang, kepercayaan orang lain, dan berkat-berkat-Nya.
SEBERAPA KITA JUJUR AKAN MEMBUAT ORANG MENGUKUR SEBERAPA KITA DEKAT KEPADA TUHAN, SUMBER KEBENARAN
Sebelum kebaktian usai, seorang pendeta memberikan pengumuman, "Minggu depan saya akan berkohtbah tentang dosa kebohongan, Agar Anda mendapat lebih banyak berkat dari khotbah itu, saya berharap Anda lebih dulu membaca markus 17." Minggu berikutnya, ia bertanya berapa banyak jemaat yang sudah membaca Markus 17. Beberapa orang mengangkat tangan, sebagian dengan ragu. Pendeta itu tersenyum dan berkata, "Sayangnya, Markus hanya terdiri dari 16 pasal. Jadi, mari kita melanjutkan pembahasan tentang dosa kebohongan."
Saat kanaan mengalami kelaparan hebat, untuk sementara Abraham dan Sarai pindah ke Mesir, yang memiliki persediaan makanan berlimpah. Namun, Abraham sadar, istri yang cantik bisa menarik perhatian, dan itu membuatnya takut. Demi melindungi diri, ia minta Sarai berdusta, "Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku diperlakukan mereka dengan baik karena engkau, dan aku dibiarkan hidup oleh sebab engkau". Cara ini tidak menyelesaikan masalah karena Firaun memang ingin mengambil Sarai menjadi istrinya. jalan dusta tidak menolong. Bersyukurlah, Tuhan turun tangan saat Abraham salah jalan sehingga rencana-Nya atas Abraham dan Sarai tetap dapat terlaksana.
Tuhan meminta kita jujur dalam segala hal, besar dan kecil. Dan, kita hanya dapat melakukannya dengan melekat kepada Dia, yang adalah kebenaran. Ketika kita menjaga hati tetap bersih dan jujur, Tuhan akan memberi kita hati yang tenang, kepercayaan orang lain, dan berkat-berkat-Nya.
SEBERAPA KITA JUJUR AKAN MEMBUAT ORANG MENGUKUR SEBERAPA KITA DEKAT KEPADA TUHAN, SUMBER KEBENARAN
[ROAD LIE]
God hates a lie; but He is happy with honest people. - Proverbs 12: 22, Bis.
Before the service was over, the pastor made the announcement, "Next week I will berkohtbah about sin lies, So you get more blessings from the sermon, I hope you first read markus 17." The following week, he asked how many churches that have been read Mark 17. Some people raise their hands, some with doubt. The priest smiled and said, "Unfortunately, Mark only consists of 16 chapters. So, let's continue the discussion of sin lies."
When Canaan suffered a terrible famine, for a while Abraham and Sarai moved to Egypt, which has a plentiful food supply. However, Abraham realized, a beautiful wife could attract attention, and it scared her. In order to protect himself, he asked Sarai to lie, "Say, that you are my sister, that it may be well for you, and I may live because of you". This method does not solve the problem because the Pharaoh did want to take Sarai as his wife. road lies not help. Be thankful, God intervened when Abraham was one of his way so plan on Abraham and Sarai still be possible.
God asks us to be honest in all things, big and small. And, we can only do it with cling to Him, who is the truth. When we keep keep it clean and honest heart, the Lord will give us a calm heart, trust others, and His blessings.
HOW WE WILL GET HONEST PEOPLE WE MEASURE HOW CLOSE TO GOD, SOURCE OF TRUTH