Apa
sih berbagi itu? Banyak orang yang mengartikan berbagi sebagai hal
memberi. Menyumbangkan apa yang dia miliki kepada orang lain yang
membutuhkan. Memberi pun mempunyai banyak alasan pendukung.
YANG PERTAMA: adalah memberi karena ingin dipuji. Orang seperti ini akan memberikan lebih banyak agar bisa menaikkan namanya dan dipandang hormat oleh orang lain.
YANG KEDUA: adalah memberi karena menginginkan timbal balik. Saat orang tersebut memberi, maka dia mengharapkan rencananya akan berjalan mulus. Memberi dengan tujuan demikian lebih identik dengan suap.
YANG KETIGA: ada yang memberi secara tulus. Orang seperti itu adalah orang yang memberi tanpa embel-embel apapun. Mereka hanya memiliki kasih dalam hidupnya dan peduli kepada sesama.
Namun berbagi tidak sama dengan memberi. Berbagi ini dapat meliputi banyak hal. Salah satunya adalah berbagi bahagia ataupun beban hidup. Selama kita hidup di dunia ini, maka kita tidak akan pernah lepas dari masalah. Selalu saja ada beban yang membuat hidup kita tertekan.
Apa yang harus kita lakukan dengan beban-beban itu? Kita tidak sanggup memikul beban itu sendiri. Kita membutuhkan orang lain untuk berbagi. Datang dan berbicaralah dengan orang-orang yang terdekat.
Saat mereka yang kita datangi tak juga mampu menghapuskan semua beban kita, maka datanglah kepada Yesus. Hanya Yesuslah yang mampu memberi kelegaan. Hanya Yesus yang siap sedia memberkan telinganya untuk mendengarkan semua keluh kesah kita.
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. - Matius 11:28.
YANG PERTAMA: adalah memberi karena ingin dipuji. Orang seperti ini akan memberikan lebih banyak agar bisa menaikkan namanya dan dipandang hormat oleh orang lain.
YANG KEDUA: adalah memberi karena menginginkan timbal balik. Saat orang tersebut memberi, maka dia mengharapkan rencananya akan berjalan mulus. Memberi dengan tujuan demikian lebih identik dengan suap.
YANG KETIGA: ada yang memberi secara tulus. Orang seperti itu adalah orang yang memberi tanpa embel-embel apapun. Mereka hanya memiliki kasih dalam hidupnya dan peduli kepada sesama.
Namun berbagi tidak sama dengan memberi. Berbagi ini dapat meliputi banyak hal. Salah satunya adalah berbagi bahagia ataupun beban hidup. Selama kita hidup di dunia ini, maka kita tidak akan pernah lepas dari masalah. Selalu saja ada beban yang membuat hidup kita tertekan.
Apa yang harus kita lakukan dengan beban-beban itu? Kita tidak sanggup memikul beban itu sendiri. Kita membutuhkan orang lain untuk berbagi. Datang dan berbicaralah dengan orang-orang yang terdekat.
Saat mereka yang kita datangi tak juga mampu menghapuskan semua beban kita, maka datanglah kepada Yesus. Hanya Yesuslah yang mampu memberi kelegaan. Hanya Yesus yang siap sedia memberkan telinganya untuk mendengarkan semua keluh kesah kita.
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. - Matius 11:28.


