Semua itu menggambarkan kebaikan Tuhan bagi kita. Fakta menarik
mengenai kebaikan dengan kasih tanpa batas [the unconditional love] bisa
pula kita melihat dari apa yang dikatakan Yesus sendiri.
Tuhan adalah Allah "....Yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar."[Matius 5:45].
Orang yang jahat dan tidak benar pun masih diperhatikan. Bukankah itu bukti nyata bagaimana baiknya Allah? Dia tetap memelihara dan merindukan orang-orang seperti ini untuk bertobat. Tuhan tetap menempatkan orang- orang jahat dan tidak benar itu dalam perhatian-Nya dan terus memberikan kesempatan untuk bertobat. Dia bisa saja langsung menghanguskan orang jahat dalam seketika untuk hancur menjadi debu dan segera di lemparkan ke api dan belerang menyala-nyala di neraka, kita tahu pasti bahwa Tuhan lebih dari sanggup dan berhak untuk itu, namun kebaikan dan kasih Tuhan membuat-Nya untuk terus memberi kesempatan bagi orang-orang jahat untuk segera bertobat dan kembali ke dalam pangkuan-Nya. Jika kita masih hidup dan punya kesempatan untuk bertobat hari ini, bukankah itu pun merupakan bukti betapa baiknya Tuhan ?
Tuhan adalah Allah "....Yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar."[Matius 5:45].
Orang yang jahat dan tidak benar pun masih diperhatikan. Bukankah itu bukti nyata bagaimana baiknya Allah? Dia tetap memelihara dan merindukan orang-orang seperti ini untuk bertobat. Tuhan tetap menempatkan orang- orang jahat dan tidak benar itu dalam perhatian-Nya dan terus memberikan kesempatan untuk bertobat. Dia bisa saja langsung menghanguskan orang jahat dalam seketika untuk hancur menjadi debu dan segera di lemparkan ke api dan belerang menyala-nyala di neraka, kita tahu pasti bahwa Tuhan lebih dari sanggup dan berhak untuk itu, namun kebaikan dan kasih Tuhan membuat-Nya untuk terus memberi kesempatan bagi orang-orang jahat untuk segera bertobat dan kembali ke dalam pangkuan-Nya. Jika kita masih hidup dan punya kesempatan untuk bertobat hari ini, bukankah itu pun merupakan bukti betapa baiknya Tuhan ?


