Pages

Ads 468x60px

Jumat, 04 Juli 2014

[ MASIH BISA BERJALAN ]


Ada seorang pengusaha yang sangat kaya raya. Hidupnya tak pernah mengalami kesusahan. Apapun yang diinginkan selalu terpenuhi. Bagi dirinya uang tidak akan pernah berhenti mengalir. Namun suatu hari ada musibah yang menyebab dia harus kehilangan semuanya. Dalam waktu singkat, semua hartanya habis bahkan ia jatuh miskin. Ia hanya memiliki sepasang pakaian yang melekat pada tubuhnya.

Ia merasa terpuruk. Bahkan ia sangat ingin sekali untuk mengakhiri hidupnya. Dia merasa tak sanggup melakukan apapun dan tak mungkin dapat melanjutkan hidup. Saat duduk di tepi jalan, ia bertemu dengan seorang kakek tua dengan pakaian seadanya namun tidak compang-camping seperti pengemis

Orang tua itu mengenali wajahnya dan mengatakan sesuatu, "Selama dunia masih berputar, maka masalah akan terus berputar. Tantangan akan selalu mengejar siapapun yang masih bernafas. Kita tidak akan benar-benar mati. Selama kaki ini masih bisa berjalan maka suatu saat kita akan bisa berlari. Terjatuh itu perlu karena akan mengajari kita untuk bangkit kembali."

Setelah mendengar kata kakek itu, pengusaha yang jatuh miskin itu pun menjadi semangat dan kembali berjuang untuk hidupnya. Segala sesuatu yang sudah runtuh mulai dibangunnya satu persatu dan dia menjadi sangat bijak dalam menghadapi setiap hambatan yang ada.

Seperti itulah kehidupan kita. Ada kalanya kita terjatuh dalam masalah yang besar, sebuah masalah yang kita pikir merupakan akhir dari kehidupan kita. Selama kita masih memilki kaki untuk berjalan, maka kita akan memiliki kesempatan untuk berlari.

Kegagalan bukanlah kehancuran, namun kegagalan adalah proses di mana kita harus belajar memperbaiki apa yang masih kurang dalam diri kita. Tidak ada seorang pun yang diciptakan untuk sebuah kehancuran. Setiap kita diciptakan untuk sebuah kemenangan, kemenangan akan segala sesuatu yang kita perjuangkan.

Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya. - Mazmur 33:18.

 
Tuhan Memberkati

Blog Archive

Blog Archive

Pages - Menu

 
 
Blogger Templates