Melihat
orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada
mereka, karena mereka lelah dan telantar seperti domba yang tidak
mempunyai gembala. - Matius 9:36.
Bayangkan suatu keajaiban terjadi setelah Anda membaca kalimat ini. Dalam sekejap Tuhan Yesus mengubah mata Anda menjadi mata-Nya dan hati Anda menjadi hati-Nya. Kegirangan, Anda selalu memcoba bagaimana rasanya melihat dunia dari mata Tuhan dengan mengamati satu per satu orang yang berlalu lalang dijalanan. Perbedaan apa yang Anda sadari?
Hari ini kita membaca kisah tentang Yesus yang berkeliling dari kota ke kota, mengajar dan memberitakan Injil, menyembuhkan dan memulihkan. Suatu kali Dia terdiam. Memandang orang banyak itu, yang datang kepada-Nya dengan mata penuh dahaga akan kabar baik dan pemulihan. Momen ini Matius lukiskan dengan begitu emosional. Yesus ...melihat...dan hancurlah hati-Nya oleh belas kasihan. Kata "belas kasihan" (compassion) berarti Tuhan Yesus turut merasakan penderitaan orang banyak dan begitu digerakkan oleh keinginan mengangkat derita tersebut. Murid-murid lalu mendengar-Nya berkata dengan gelisah, "Tidakkah kau lihat, orang-orang ini telah siap Tuai, namun dimana pekerjanya? Berlutut, mintalah supaya Tuhan mengirim pekerja-pekerjan".
Sudah berapa lama sejak kita pertama kali memutuskan mengikuti Yesus? Sejak saat ini, sampai sejauh mana cara pandang Anda terhadap sesama menyerupai cara pandang-Nya? Apakah Anda merasakan kegelisahan hati-Nya? Kerinduan dan gejolak hati-Nya, terhadap orang-orang yang memerlukan Injil dan pemulihan? mari perbarui visi dan motivasi pelayanan kita di tahun yang baru ini dengan menjadikan mata hati Tuhan sebagai mata hati kita. TUHAN YESUS SEDANG MENANTIKAN SEORANG REKAN SEHATI: ANDA.
Bayangkan suatu keajaiban terjadi setelah Anda membaca kalimat ini. Dalam sekejap Tuhan Yesus mengubah mata Anda menjadi mata-Nya dan hati Anda menjadi hati-Nya. Kegirangan, Anda selalu memcoba bagaimana rasanya melihat dunia dari mata Tuhan dengan mengamati satu per satu orang yang berlalu lalang dijalanan. Perbedaan apa yang Anda sadari?
Hari ini kita membaca kisah tentang Yesus yang berkeliling dari kota ke kota, mengajar dan memberitakan Injil, menyembuhkan dan memulihkan. Suatu kali Dia terdiam. Memandang orang banyak itu, yang datang kepada-Nya dengan mata penuh dahaga akan kabar baik dan pemulihan. Momen ini Matius lukiskan dengan begitu emosional. Yesus ...melihat...dan hancurlah hati-Nya oleh belas kasihan. Kata "belas kasihan" (compassion) berarti Tuhan Yesus turut merasakan penderitaan orang banyak dan begitu digerakkan oleh keinginan mengangkat derita tersebut. Murid-murid lalu mendengar-Nya berkata dengan gelisah, "Tidakkah kau lihat, orang-orang ini telah siap Tuai, namun dimana pekerjanya? Berlutut, mintalah supaya Tuhan mengirim pekerja-pekerjan".
Sudah berapa lama sejak kita pertama kali memutuskan mengikuti Yesus? Sejak saat ini, sampai sejauh mana cara pandang Anda terhadap sesama menyerupai cara pandang-Nya? Apakah Anda merasakan kegelisahan hati-Nya? Kerinduan dan gejolak hati-Nya, terhadap orang-orang yang memerlukan Injil dan pemulihan? mari perbarui visi dan motivasi pelayanan kita di tahun yang baru ini dengan menjadikan mata hati Tuhan sebagai mata hati kita. TUHAN YESUS SEDANG MENANTIKAN SEORANG REKAN SEHATI: ANDA.


