Pages

Ads 468x60px

Selasa, 08 Juli 2014

MAWAR BERDURI


Orang selalu mengidentikan cinta dengan sekutum mawar merah. Cinta juga seringkali dilambangkan dengan bunga mawar. Semua orang suka mawar, suka melihat kecantikan dan keindahannya, apalagi menghirup aroma yang begitu segar dan wangi. Namun, sedikit orang yang mau memegang atau pun memetiknya.

Batang bunga mawar, berduri. Itulah yang seringkali dihindari oleh banyak orang. Mereka lebih senang melihat daripada berinteraksi secara langsung karena takut tangan mereka terluka oleh duri mawar.

Seperti itulah kehidupan manusia. terkadang kita sudah berusaha menjadi orang yang baik dan sukses. Namun sangat sedikit orang yang dekat dengan kita. Orang-orang mungkin hanya berhubungan dengan kita sesuai dengan wadahnya. Misal saat kita sedang bekerja, bersekolah, ataupun dalam pelayanan.

Pada saat-saat itu mereka akan berinteraksi dengan kita. Mengapa demikian? Mari kita bercerminkan pada diri sendiri. Adakah sikap / sifat kita yang melukai perasaan orang lain? Apakah kita selalu berbuat kasar tanpa kasih?

Janganlah menjadi pribadi yang hidup hanya untuk menorehkan luka kepada orang lain. Jadilah pribadi yang menjadi berkat dimanapun kita berada. Tanamlah kasih maka kita akan menuai kasih.

Tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang terakhir dengan pembakaran. - Ibrani 6:8.

Blog Archive

Blog Archive

Pages - Menu

 
 
Blogger Templates