Pages

Ads 468x60px

Senin, 07 Juli 2014

[ DOA ORANG MATI ]


1. Berdoa kepada orang yang sudah mati.
2. Mendoakan orang yang sudah mati.
3.Minta orang yang sudah mati berdoa bagi kita.

APAKAH ALASANNYA ALASANNYA TEOLOGISNYA?

JAWAB: Roh manusia yang sudah mati tidak mungkin dapat bertemu dengan manusia yang hidup. Ketika orang meninggal dunia, roh langsung kembali ke Allah pencipta, karena itu roh tersebut tidak mungkin dapat bepergian semaunya seperti ketika hidup dalam dunia fana ini, ingatlah "Dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya" [Pkh 12:7]

The Westminster Confession of Faith Bab XXXII ayat 1, "Sesudah kematian tubuh manusia kembali menjadi debu [Kej 33:19 ; Kis 13:36],...tetapi jiwa mereka [yang tidak mati & tidak juga tidur] berwujud tidak dapat mati & langsung kembali kepada Allah [Luk23:43 ; Pkh 12:7],...dan lihat juga Second Helvetic Confession pada Bab XXVI mengatakan, "kami percaya bahwa orang beriman, setelah kematian jasmani, segera pergi kepada kristus". Dari Alkitab kita tahu bahwa roh orang mati tidak dapat bertemu dengan orang hidup seharusnya membuat keluarga2 yang saudaranya meninggal dunia tidak perlu lagi menyembahyangi orang yang telah meninggal tersebut, memberi sesuatu, bahkan merasa ketakutan akan diganggu oleh roh orang yang sudah meninggal.

Baca juga Mat 4:10:"...Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti! Baca juga Mat 4:10; Kis 12:20-23; Kis 14:14-15; wah 22:8-9 Alkitab jelas melarang kita yang masih hidup untuk mengadakan kontak dengan orang yang sudah meninggal [Ul 18:9-12; Im 20:6; Yes 8:19-20].

Bacalah 1 Yoh 5:16. Yang dimaksud "maut" pada ayat tersebut adalah dosa yang harus dijatuhi hukuman mati. Jadi mendoakan orang yang melakukan dosa yang mendatangkan maut saja sudah dilarang [pada hal orang tersebut masih hidup], apalagi mendoakan orang yang sudah mati. Jadi Alkitab jelas melarang kita untuk mendoakan orang yang sudah mati.

Jawaban untuk tiga pertanyaan tersebut adalah TIDAK. Alkitab tidak pernah membenarkan kita untuk melakukan ketiga hal tersebut.

Untuk pertanyaan pertama dan ketiga, ada sebuah pertanyaan yang hendak saya ajukan, yaitu: apa gunanya kita berdoa kepada orang yang sudah mati atau minta didoakan oleh orang yang sudah mati?

Dalam 1 Timotius 2, Paulus berbicara mengenai doa. Di ayat 5, Paulus dengan tegas mengatakan bahwa "Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus".

Jelas sekali Paulus memerintahkan kepada kita untuk:
1. Berdoa hanya kepada Allah.
2. Berdoa melalui pengataraan Yesus.

Sebaliknya, Kitab Musa mencatat dengan tegas agar kita tidak berkonsultasi dengan roh orang mati. dengan jelas pula ditulis bahwa hukumnya adalah mati [Imamat 19:31; Ulangan 18:10-12]

Jadi tidak ada dasar Alkitab untuk kita berdoa kepada orang mati dan minta didoakan oleh orang mati, malah sebaliknya Alkitab MELARANG kita untuk berhubungan dengan orang mati.

Bagimana dengan pertanyaan kedua, yaitu mendoakan orang mati? bukankah ini praktik yang dilakukan oleh semua agama lain, termasuk katolik?

Bagi orang Kristen, kematian sesungguhnya bersifat final. Bukan final dalam artian tidak ada apa-apa setelah kematian [seperti yang dipercayai ateisme], akan tetapi final dalam artian kita hanya memiliki dua tempat tujuan, yaitu hidup kekal bersama-sama dengan Tuhan di surga, atau hidup dalam penghukuman kekal di neraka.

Pilihan dimana kita akan berada , tergantung pada apa yang kita lakukan di bumi ini. Bila kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka tujuan kita adalah surga. Bila kita tidak percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat, maka apapun yang telah kita kerjakan di dunia ini [termasuk segala kebaikan, amal ibadah kita], kita tetap akan berakhir di neraka.

Karena finalitas tersebut, maka dari itulah, pada upacara kematian / pemakaman Kristen, tidak diadakan acara untuk mendoakan roh orang yang meninggal. Doa kita tidak akan mengubah apapun. Sebaliknya, yang kita doakan adalah keluarga dan kerabat yang ditinggalkan, yaitu agar mereka dihiburkan dan dikuatkan dalam kesedihan mereka dan agar mereka yang belum percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, mau membuka hati mereka kepada Yesus sebelum terlambat.

 
Semoga Bermanfaat

Blog Archive

Blog Archive

Pages - Menu

 
 
Blogger Templates