Pages

Ads 468x60px

Minggu, 06 Juli 2014

WHERE IS GOD WHEN IT IS HURT? (Ayub 42:1-17)


Pasal 40 dan 41merupakan bagian ke-dua dari jawaban Allah kepada Ayub. Dalam bagian ini kita membaca pertanyaan-pertanyaan Allah kepada Ayub berkisar tentang 2 macam makhluk yang besar dan kuat, yaitu kuda Nil (Behemoth) dan buaya (Leviathan). Kepada Ayub, Allah menanyakan: dapatkah orang menangkap dan menaklukkan kedua makhluk yang besar dan kuat itu (40:19; 26). Jikalau manusia tidak dapat menaklukkan kedua ciptaan Allah itu, bagaimana mungkin manusia dapat mengatur Sang Pencipta. Setelah pertanyaan Allah ini, Ayub hanya dapat menyatakan ketidakmengertiannya dan ketidak-mampuannya, "Aku tahu, bahwa Engkau sangguh, melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal... Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui" (42:2-3). Ayub yang tadinya mengeluh atas semua kejadian yang dia alami, lalu mengutuki kelahirannya, bahkan imannya sempat goyah, dan membuatnya mempertanyakan Allah; namun, setelah mengalami penampakan Allah, kini Ayub menyadari dan mengenal Allah yang sebenarnya. kalau sebelumnya dia hanya mendengar tentang Allah, namun sekarang dia telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri akan keajaiban dan kebesaran Allah, "Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan penyesalan aku duduk dalam debu dan abu" (42:5-6).

Dalam perjalanan rohani kehidupan kita, terkadang kita menghadapi permasalan dan pergumulan yang sedemikian besar dan juga berat, sehingga membuat iman kita goyah. Maka, marilah kita belajar dari Ayub, yaitu sebagai anak Tuhan, senantiasa tetap teguh pada iman kepercayaan kita, bahwa Allah Bapa kita di sorga terus mengawasi kita. Dan yakinlah bahwa melalui semua persoalan dan pergumulan kita, akan membawa kita semakin mengenal Dia, yang adalah Tuhan dan Bapa Sorgawi yang memelihara hidup kita.

  • Pelajaran apa yang Ayub dapatkan setelah dipulihkan Allah? Dari kisah Ayub ini, apa yang Anda aplikasikan dalam kehidupan? 
  • Berdoalah agar Tuhan memperteguhkan iman kita, sehingga apapun yang kita alami membuat kita semakin mengenal Dia. Juga agar kita dapat menolong orang lain menemukan Tuhan di dalam pergumulan yang mereka hadapi.
     
    Tuhan memberkati

Blog Archive

Blog Archive

Pages - Menu

 
 
Blogger Templates