Dalam
Kerajaan Allah, Yesus Kristus kelihatannya tidak punya masalah kalau
kita mempunyai segala yang disebut diatas. Akan tetapi Dia memberikan
pernyatan bagaimana caranya untuk memperoleh semua itu, bukan dengan
MENDAPATKAN tetapi dengan MEMBERI.
MEMBERI ADALAH MEMBERI.
Memberi itu bukan membayar seseorang untuk apa yang sudah dikerjakan. Memberi itu bukan menaruh sesuatu di atas seseorang dengan ketentuan dia harus melakukan sesuatu.
MEMBERI ITU BUKAN MEMINJAM.
Memberi itu adalah melepaskan sama sekali kendali tentang sesuatu hal kepada orang lain, sehingga mereka bisa melakukan apapun yang mereka suka kepada barang yang diberikan.
Kekayaan sejati tidak diukur dari apa yang dipercaya seseorang, tetapi bagaimana mereka memberi dibanding apa yang mereka miliki.
Semua orang bisa memberi sesuatu. Bahkan benda yang paling sederhana pun bisa menjadi suatu pemberian bagi orang lain.
Kalau kita bertemu dengan orang yang tidak bisa tersenyum, kita bisa memberikan senyum kita kepadanya.
"HIDUP KITA AKAN MENJADI PETUALANGAN DALAM MEMBERI, BUKANNYA PERGUMULAN UNTUK MENDAPAT"
MEMBERI ADALAH MEMBERI.
Memberi itu bukan membayar seseorang untuk apa yang sudah dikerjakan. Memberi itu bukan menaruh sesuatu di atas seseorang dengan ketentuan dia harus melakukan sesuatu.
MEMBERI ITU BUKAN MEMINJAM.
Memberi itu adalah melepaskan sama sekali kendali tentang sesuatu hal kepada orang lain, sehingga mereka bisa melakukan apapun yang mereka suka kepada barang yang diberikan.
Kekayaan sejati tidak diukur dari apa yang dipercaya seseorang, tetapi bagaimana mereka memberi dibanding apa yang mereka miliki.
Semua orang bisa memberi sesuatu. Bahkan benda yang paling sederhana pun bisa menjadi suatu pemberian bagi orang lain.
Kalau kita bertemu dengan orang yang tidak bisa tersenyum, kita bisa memberikan senyum kita kepadanya.
"HIDUP KITA AKAN MENJADI PETUALANGAN DALAM MEMBERI, BUKANNYA PERGUMULAN UNTUK MENDAPAT"
Tuhan memberkati


