Pages

Ads 468x60px

Selasa, 15 Juli 2014

MANDIRI ATAU BERGANTUNGAN ?


"Ya, Tuhan, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempatku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, Juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan." [2 Samuel 22:2-3]
Sebagaimana seorang balita bergantungan pada ayah dan ibunya dalam segala hal, kita juga bergantung pada Tuhan dalam segala sesuatu. Beberapa orang berpikir bahwa kita seharusnya bertumbuh dari "masa balita" dalam hal bergantungan pada Tuhan ini, menjadi lebih mandiri. Kebenaran-Nya adalah bahwa kita selalu memerlukan Tuhan. Kita mengawali kehidupan Kristiani dengan kebergantungan pada kasih karunia yang tidak layak kita terima. Kita juga melanjutkan kehidupan Kristiani dengan kebergantungan pada Tuhan yang terus berkarya memulihkan, memimpin, mengasihi, menyediakan, memuaskan, dan memindahkan gunung. Ketika kita bergantung pada Tuhan, kita akan mendapati Dia dapat diandalkan dan bersuka memuliakan-Nya.

"Tuhan dimuliakan ketika kita menaruh kebergantungan kita secara penuh kepada-Nya."
 
Tuhan memberkati

Blog Archive

Blog Archive

Pages - Menu

 
 
Blogger Templates