Pages

Ads 468x60px

Jumat, 11 Juli 2014

MANGKIR


"Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya sampai kepada-Ku." Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan.

Kita yang berkecimpung dalam dunia kerja, mengerti betul apa itu inspeksi mendadak. biasanya pimpinan melakukan 'sidak' pada hari pertama kerja setiap habis libur panjang. Mereka ingin memastikan apakah para karyawan yang dipimpinnya mangkir atau masuk kerja pada hari tersebut. pertanyaan biasanya kita akan masuk kelompok yang rajin atau yang mangkir di saat-saat itu ?

Pengalaman mangkir pernah dilakukan Yunus, ribuan tahun lampau. Ia ditugasi untuk membawa berita pertobatan kepada bangsa Niniwe yang kejahatannya telah sampai ketelinga Tuhan. Alih-alih mentaati perintah Tuhan. Yunus malah memilih ngacir ke Tarsis dan melarikan diri dari tanggung jawab. dia merasa anugerah Tuhan adalah barang mahal untuk diberikan kepada Niniwe sebagai bangsa kafir di hadapan Allah. Tapi itu adalah pikirannya, sementara Allah memikir lain. dan karena tindakanya itu, ia menerima sebuah konsekuensi. Ia dibuang dari kapal dan ditelan seekor ikan besar.

Para profesional, bagaimana dengan kita ? Apakah di tempat di mana Tuhan mempercayai kita perkerjaan, apakah kita sudah menunjukkan sikap-sikap terbaik ? Jangan sampai kebiasaan mangkir dari tanggung jawab melekat dalam diri kita supaya konsekuensi yang berat tidak kita alami.

PILIHAN SAYA, TANGGUNG JAWAB SAYA AKAN MENBENTUK MASA DEPAN SAYA.

                                           Tuhan memberkati

Blog Archive

Blog Archive

Pages - Menu

 
 
Blogger Templates